Fakta SBMPTN, Nomor 9 Fenomena Baru Bidang Pendidikan

Rabu 04 Juli 2018 11:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 04 65 1917646 fakta-sbmptn-nomor-9-fenomena-baru-bidang-pendidikan-A164WewSLp.jpg Foto : Okezone.

JAKARTA - Sebanyak 165.831 peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dinyatakan lulus seleksi. Pengumuman itu merupakan hal yang dinantikan setelah para siswa menjalankan ujian seleksi sejak awal Mei 2018.

Berikut ini fakta-fakta SBMPTN 2018 :

1. Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohammad Nasir mengatakan, dari jumlah pendaftar 860.001 orang, sebanyak 165.831 peserta dinyatakan lulus seleksi di 85 perguruan tinggi negeri (PTN).

2. Berdasarkan jumlah peserta pendaftar itu, persentase peserta yang dinyatakan lulus ujian tulis sebesar 19,28%.

3. Siswa yang tidak belum diterima di PTN pilihan, bisa mendaftar di 4.579 kampus swasta di Indonesia.

Baca Juga : Jika Lulus SBMPTN 2018, Penuhi Syarat Ini untuk Proses Selanjutnya

4. Pemerintah memberikan kesempatan bagi siswa kurang mampu masuk PTN melalui beasiswa Bidikmisi. Sebanyak 122.558 menjadi peserta dan berpotensi diterima melalui jalur ini ada 43.273 siswa.

5. Jam pengumuman yang semula pukul 17.00 dimajukan menjadi 15.00 WIB dengan tujuan agar seluruh peserta dari seluruh Indonesia tidak kemalaman membaca pengumuman penting tersebut.

Pelaksanaan Ujian SBMPTN 2018 di Sejumlah Daerah di Tanah Air

Baca Juga : Jika Lulus SBMPTN 2018, Penuhi Syarat Ini untuk Proses Selanjutnya

6. 10 PTN dengan nilai rerata diterima tertinggi untuk jurusan sainstek, yakni ITB dengan nilai rerata 659,26, disusul UI (638,29), UGM (632,79), ITS (623,50), Unair (610,89), IPB (610,09), Undip (608,69), UNS (606,92), Unpad (605,89), dan UPN Veteran Jakarta (599,99). ITB juga berada diperingkat pertama nilai rerata tertinggi di jurusan soshum dengan nilai rerata 648,33 dan di peringkat kedua UGM (648,08).

7. Program studi paling banyak diminati di jurusan sainstek adalah ke dokteran dan pendidikan kedokteran, lalu farmasi dan pendidikan informatika atau teknik informatika.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini