nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Babak Baru GM Hadapi Pasar Automotif Vietnam

Mufrod, Jurnalis · Kamis 05 Juli 2018 16:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 05 15 1918271 babak-baru-gm-hadapi-pasar-automotif-vietnam-RLC5cBfRHG.jpg Ilustrasi logo GM (Foto: WILX)

HANOI – General Motors (GM) dan VinFast yang menjadi anak perusahaan besar Vietnam, Vingroup, hari ini mengumumkan kerjasama strategis yang akan mendorong pertumbuhan jangka panjang dan perkembangan untuk Chevrolet dan VinFast di Vietnam.

Sebagai bagian dari aliansi ini, VinFast akan menjadi distributor eksklusif bagi Chevrolet di Vietnam. Melalui jaringan diler yang dimiliki Chevrolet saat ini, VinFast akan mendorong Chevrolet memperluas kegiatan operasi di tingkat lokal dan memimpin industri otomotif Vietnam menuju era baru.

VinFast akan memegang kepemilikan dari pabrik GM di Hanoi dan akan menjalankan program investasi signifikan untuk membangun kendaraan kecil baru dengan lisensi dari GM, dan diproduksi serta dijual di bawah brand VinFast. Proses produksi kendaraan ini akan dimulai di 2019, meningkatkan kapasitas dan output pabrik Hanoi secara signifikan dan mendorong tumbuhnya basis manufaktur dari kegiatan VinFast.

 

GM akan menjadi penyedia teknologi otomotif pilihan bagi VinFast, membuka potensi dan peluang untuk transfer teknologi dan product sharing untuk mendorong maju kedua brand.

“Kami akan membangun sebuah ekosistem manufaktur kendaraan yang akan meliputi pabrik perakitan, suplier otomotif lokal serta diler, dan jaringan industri pendukung. Rencana kami adalah meluncurkan portfolio lima kendaraan VinFast di 2019, dan kerjasama strategis ini penting untuk mencapai tujuan tersebut," Ujar Jim DeLuca, CEO VinFast, dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Rabu (4/7/2018).

Menurut Barry Engle Executive Vice President dan Presiden, GM International, di Vietnam sendiri Chevrolet memiliki jaringan diler yang cukup luas, dan akan terus melayani konsumen lokal dan GM berupaya menambah portfolio kendaraan di Vietnam.

“Industri otomotif Vietnam akan menjadi bagian penting dalam perkembangan ekonomi, dan kini kita telah menemukan rekan yang kuat dalam VinFast untuk mengembangkan Chevrolet dan mendorong maju brand kita,” tutur Barry Engle, Executive Vice President dan Presiden, GM International.

 

VinFast dan GM akan bekerja sama untuk memastikan proses transisi yang lancar bagi konsumen, karyawan, supplier, diler dan pemangku kepentingan lain. Tanggal pemindahtanganan kegiatan operasi GM Vietnam termasuk pabrik Hanoi, jaringan diler dan karyawan diharapkan akan terjadi di akhir 2018.

Konsumen Chevrolet akan terus memperoleh layanan, suku cadang dan dukungan garansi dari diler Chevrolet lokal. Pada saat pemindahtanganan, karyawan GM Vietnam akan meneruskan pekerjaan mereka dibawah kepemilikan VinFast.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini