nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kakek 60 Tahun Terjatuh dari Tebing Setinggi 20 Meter di Bali

Nurul Hikmah, Jurnalis · Sabtu 07 Juli 2018 03:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 07 340 1919112 kakek-60-tahun-terjatuh-dari-tebing-setinggi-20-meter-di-bali-I6zNpTxXv1.jpg Kakek Simpen saat dievakuasi petugas (foto: ist)

KARANGASEM - Proses evakuasi seorang warga Banjar Dinas Pengawan, Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem yang terjatuh dari tebing berlangsung cukup sulit. Kondisi tebing curam dengan ketinggian 20 meter membuat warga tidak berani langsung mengevakuasi dan memutuskan untuk menunggu bantuan tim SAR. Lokasi tebing jatuhnya korban berada di tengah sawah Subak Gantalan Dua, Dusun Bebandem, Karangasem, Jumat (6/7/2018).

I Made Simpen (60), kakek paruh baya itu sudah pergi dari rumah sekira pukul 05.00 Wita. Keluarganya sempat melakukan pencarian namun hasilnya nihil, sampai mereka mendapatkan informasi bahwa I Made Simpen terjatuh ke jurang.

Menurut cerita petugas yang berada di lokasi, korban bermaksud pergi mencari tukang potong kayu dan harus melewati jalanan sempit yang curam, namun dalam perjalanan ia terpeleset dan jatuh dari tebing.

"Tim rescue dari Pos SAR Karangasem segera bergerak ke lokasi, kira-kira 20 menit waktu yang dibutuhkan hingga tim tiba di lokasi," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Ketut Gede Ardana.

"Kebetulan saat terima laporan, saya masih standby di Karangasem untuk memantau kondisi masyarakat yang terdampak aktivitas Gunung Agung, jadi langsung saya gerakkan personil dengan peralatan mountenering," imbuhnya.

Ketika ditemukan korban masih dalam kondisi sadar dan diduga mengalami patah tulang belakang. Selanjutnya korban dibawa ke atas dengan menggunakan tandu. Meskipun medannya curam, tim SAR terbantu dengan keberadaan warga yang ikut bergantian menggotong korban. Akhirnya pada pukul 11.45 Wita proses evakuasi berhasil dilakukan.

"Dari bawah hingga diantarkan ke ambulan jaraknya sekitar 300 meter, dan banyak warga yang membantu, tadi juga kita amankan dengan tali agar tidak membahayalan warga yang ikut terlibat proses evakuasi," ungkap salah seorang personel Basarnas.

Selanjutnya korban dibawa ke RSUD Karangasem dengan menggunakan ambulans milik Puskesmas Bebandem agar mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini