Mitsubishi All New Triton Taklukkan Kawasan Gunung Bromo

Mufrod, Jurnalis · Minggu 08 Juli 2018 11:03 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 08 15 1919482 mitsubishi-all-new-triton-taklukkan-kawasan-gunung-bromo-BuD8iJ4QQ2.jpg Mitsubishi All New Triton Athlete diujicoba di Gunung Bromo. (Foto: Mufrod/Okezone)

JAKARTA – Mitsubishi baru saja melakukan penyegaran minor untuk produk kendaraan jenis kabin ganda New Triton Athlete. Guna menguji kenyamanan dari ubahan interior dan eksterior yang kini tampil lebih sporty, kawasan Gunung Bromo menjadi saksinya.

New TRITON Athlete juga menawarkan kenyamanan lebih melalui penggunaan Keyless Operating System (KOS), Push Start Button, Power Seat, dan Leather Seat Material dengan paduan aksen warna hitam serta oranye pada interior. Ubahan tersebut ditawarkan untuk menyasar konsumen di segmen hobi dan pengguna semi-private untuk menunjang aktivitas luar ruang.

Selama perjalanan, New TRITON Athlete melewati berbagai medan, mulai jalan aspal di Malang, jalan berbatu, hingga menanjak saat menuju perkebunan apel di Wonokitri, Kabupaten Pasuruan, serta menjajal kemampuan fitur 4x4 dan tersedia dalam pilihan transmisi AT serta MT ini di hamparan pasir area Gunung Bromo yang terkenal dengan nama "Pasir Berbisik".

Menuju wilayah perkebunan apel di Wonokitri, New TRITON Athlete melewati jalan berbatu dan tanah dengan tanjakan yang cukup curam. Mesin diesel 2.500 cc VGT dengan tenaga maksimal 178 PS/4.000 RPM dan torsi maksimal 400 Nm/2.000 RPM tak perlu bekerja keras untuk melibas medan yang cukup berat.

Fitur Limited Slip Differential (LSD) juga dapat menjaga putaran roda dengan sangat baik sehingga tidak kehilangan traksi saat melewati bebatuan dan tanah yang cukup licin.

Fitur Easy Select 4WD yang terdapat pada New TRITON Athlete memudahkan pengemudi untuk mengubah penyaluran tenaga dari mesin menuju roda dengan 4 mode yang tersedia, yaitu 2H (2WD), 4H (4WD High Range), 4HLC (4WD High Range with Locked Center Differential), dan 4LLC (4WD Low Range with Locked Center Differential).

Ketika medan yang dilalui didominasi oleh pasir dan bebatuan saat memasuki wilayah Taman Nasional Bromo-Tengger-Semeru, keempat mode tersebut dapat disesuaikan dengan medan yang sedang dilalui untuk memberikan traksi dan kontrol penuh terhadap kendaraan. (han)

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini