nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diduga Dukung Kelompok Teroris, Turki Pecat Lebih dari 18.000 Pegawai Negeri

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 08 Juli 2018 16:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 08 18 1919561 diduga-dukung-kelompok-teroris-turki-pecat-lebih-dari-18-000-pegawai-negeri-4EdjXcImTw.jpg Foto: Reuters.

ANKARA – Pemerintah Turki mengeluarkan dekrit yang memecat lebih dari 18.000 pegawai negeri menjelang pencabutan status darurat yang telah diberlakukan selama dua tahun di negara itu. Hampir setengah dari jumlah para pegawai yang dipecat merupakan anggota kepolisian.

Associated Press, Minggu (8/7/2018) mewartakan, dekrit tersebut memecat 18.632 pegawai sipil, termasuk hampir 9.000 anggota kepolisian, 6.000 dari kalangan militer dan 199 akademisi dari universitas di seluruh negeri. Pemecatan itu dilakukan terkait dugaan hubungan mereka dengan kelompok teroris.

BACA JUGA: Kudeta Militer Akibatkan 45.000 PNS Turki Dipecat

Selain dipecat, paspor mereka juga akan dibatalkan oleh pemerintah.

Media Turki mengklaim bahwa dekrit itu akan menjadi dekrit terakhir yang diumumkan pemerintah menjelang dicabutnya status darurat, kemungkinan pada Senin.

BACA JUGA: Jelang Setahun Peringatan Kudeta, Turki Kembali Pecat 7.000 Pejabat

Turki telah berada di bawah status darurat sejak kudeta militer yang gagal pada Juli 2016. Status tersebut telah diperbaharui sebanyak tujuh kali dengan periode terakhir dijadwalkan berakhir pada 19 Juli.

Selama periode tersebut, Turki telah memecat sekira 160.000 pegawai negara yang dianggap mendukung atau memiliki afiliasi dengan kelompok oposisi Fethullah Gulen yang dianggap sebagai teroris oleh Ankara.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini