Menang Pilgub Jatim, Khofifah Akomodir Suara Pendukung Gus Ipul-Puti Guntur

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Senin 09 Juli 2018 17:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 09 519 1919982 menang-pilgub-jatim-khofifah-akomodir-suara-pendukung-gus-ipul-puti-guntur-CQdoRnx37K.jpg Khofifah Indar Parawansa (dok. Okezone)

JAKARTA - Pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak resmi memenangkan Pilgub Jawa Timur 2018 dengan selisih sekira 1 juta suara dari pesaingnya Gus Ipul-Puti Guntur. Khofifah pun berencana segera menemui mantan rivalnya itu untuk mendengarkan dan mengaplikasikan aspirasi dari pendukung Gus Ipul-Puti Guntur dalam program kerjanya.

"Kita juga mengusahakan komunikasi dengan tim Gus Ipul dan Mbak Puti. Ini sebagai yang disampaikan dengan Gus Ipul pada saat debat terakhir, maupun pada saat deklarasi pilkada damai 26 Juni lalu. Jikalau kami menang, tolong aspirasi dari seluruh pendukung kami bisa diakomodir," ujar Khofifah di DPP PPP, Jalan Diponogoro, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

Selain itu, Khofifah juga mengaku sudah menyiapkan tim navigasi untuk membangun Jawa Timur, sejahtera melalui 9 program Nawa Bakhti Satya yang dimilikinya, Jatim bisa semakin maju. "Jadi 7 hari yang lalu kami sudah menyiapkan tim navigasi program. tim itu menjadi bagian penguatan Nawa Bakhti Satya," terangnya.

(Baca Juga: KPU Nyatakan Khofifah-Emil Pemenang Pilgub Jatim 2018)

Menurut mantan Menteri Sosial itu, dengan mewujudkan Program Nawa Bakhti Satya dipercaya dapat memuliakan masyarakat Jawa Timur yang akan dipimpinnya. Dan hal tersebut harus melibatkan berbagai elemen lainnya, hal ini untuk memudahkan merealisasikan program itu.

"Mereka akan hunting narsum atau ketemu elemen strategis lainnya untuk melakukan penajaman, penguatan dari Nawa Bakti Satya yang sudah kita usung," ungkapnya.

Untuk diketahui, Pasangan Khofifah dan Emil Dardak telah menyusun programnya untuk membangun Jawa Timur yang tertuang dalam sembilan Nawa Bhakti Satya.

Bhakti pertama disebutkan akan menciptakan Jawa Timur sejahtera, terbebas dari kemiskinan menunu keadilan dan kesejahteraan sosial.

Dalam Bhakti pertama ini, kepemimpinan Jawa Timur ditangan Khofifa dan Emil Dardak ini, akan menerbitkan Program Keluarga Harapan (PKH) plus, kemudian Khofifah - Emil Dardak juga mengurangi beban 26 penyandang masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

Bhakti kedua, disebut Jatim Kerja, atau Milineal Job Center yang didalamnya memiliki Job Training, pendidikan vokasi, membantu starting-up usaha hingga memberikan pendampingan promosi bagi usahawan muda, dan membantu pembiayaan usaha pada tahap awal usaha.

Selanjutnya, Bhakti ketiga, yakni Jatim Cerdas dan Sehat. Di Bhakti ketiga ini dikenal ada program pendidikan Tis-Tas atau kepanjangan Gratis dan Berjualitas. Selain program Tis-Tas, ada juga program Desa Sehat. dalam program ini Khofifah dan Emil Dardak berupaya memperkuat layanan kesehatan pedesaan.

Bhati keempat, yakni Jatim Akses. dalam program ini menawarkan pembangunan infrastruktur dalam kerangka pengembangan wilayah terpadu.

Bhakti kelima adalah Jatim berkah. disini pemprov akan memberikan tunjangan kehormatan bagi imam masjid di kampung, pesisir, dan pulau terluar. Kemudian perluasan tunjangan kehormatan bagi hafidz-hafidzoh.

Bhakti keenam dikenal Jatim Agro, dalam program ini fokus disektor pertanian, peternakan dan perikanan, perhutanan dan perkebunan.

Selanjutnya, Bhakti ketujuh yakni Jatim Berdaya, disini pemprov akan memperjuat perekonomian kerakyatan yang berbasis UMKM dan koperasi. Bhakti Kedelapan adalah Jatim Amanah, dalam program Jatim Amanah ini pemerintah akan menciptakan pemerintahan yang bersih, efektif dan anti korupsi.

Terakhir, Bhakti kesembilan yakni Jatim Harmoni, program ini dimaksudkan bahwa pempriv berkomitmen menjaga harmoni sosial dan alam dengan melestarikan kebudayaan dan lingkungan hidup.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini