nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menang Pilgub Jabar, Ridwan Kamil Minta Sudrajat Jadi Duta Besar

Oris Riswan, Jurnalis · Senin 09 Juli 2018 15:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 09 525 1919934 menang-pilgub-jabar-ridwan-kamil-minta-sudrajat-jadi-duta-besar-sV2iJvPqm0.jpg Ridwan Kamil (Oris/Okezone)

BANDUNG - Calon gubernur Jawa Barat terpilih, Ridwan Kamil mengajak para pasangan calon (paslon) yang kalah di Pilgub Jawa Barat 2018 untuk berkontribusi di pemerintahannya nanti. Dia bahkan menawarkan posisi duta besar untuk Sudrajat yang jadi rivalnya di Pilgub.

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul menang berdasarkan hasil pleno rekapitulasi suara KPU Jawa Barat dengan raihan 7.226.254 suara atau 32,88 persen. Pada posisi kedua ada Sudrajat-Syaikhu yang diusung Gerindra-PKS.

Ridwan mengatakan kontribusi untuk pemerintahannya nanti bisa dilakukan oleh paslon yang kalah dengan menjadi penasihat atau posisi lainnya. Dengan cara seperti itu, mereka bisa berkontribusi nyata untuk membangun Jawa Barat.

Tidak hanya itu, Emil yang berpasangan dengan Uu Ruzhanul Ulum juga siap menjalankan program paslon lain yang dinilai bermanfaat untuk masyarakat. Ia mencontohkan program Asyikpreneur yang digagas pasangan Asyik.

 

Dari kiri; Sudrajat, Ridwan Kamil, Syaikhu (Oris/Okezone)

Ia mengaku tertarik dengan program tersebut. Sebab, program itu memiliki fokus menciptakan wirausaha baru di Jawa Barat.

"Saya sangat tertarik dengan gagasan Asyikpreneur. Kalai itu mau dijadikan program (Pemprov Jawa Barat), luar biasa, difasilitasi negara, dalam hal ini pemprov, tentunya kita akan memaksimalkan," kata Emil di Kota Bandung, Senin (9/7/2018).

Untuk perorangan, ia mencontohkan Sudrajat. Ia menawari kader Partai Gerindra itu menjadi semacam duta besar di tingkat Jawa Barat.

"Saya tawarkan Pak Ajat duta besar, kira-kira begitu, untuk hubungan luar negeri. Kan saya enggak mungkin selalu pergi ke luar negeri. Nah, Pak Ajat kan kapasitasnya luar biasa di situ. Beliau senang tadi saya tawari disitu," ungkapnya.

 

Tidak hanya mereka, Emil juga siap bekerjasama dengan para paslon lain yang kalah. Mereka akan ditempatkan menjadi semacam penasihat.

"Pasti saya akan merangkul semua pihak jika mereka masih punya energi untuk bergabung menjadi penasihat selama lima tahun," tuturnya.

Ia pun mengaku sudah memberikan tawaran-tawaran tersebut kepada seluruh paslon. Hal itu tinggal mendapat kesediaan dari yang bersangkutan, termasuk merumuskan bagaimana teknisnya.

Pasangan Asyik sendiri antusias atas ajakan Emil. Sebab, keinginan mereka membangun Jawa Barat bisa tetap terlaksana meski tidak menjadi gubernur dan wakil gubernur.

Salah satu yang membuatnya antusias adalah rencana Emil menjalankan Asyikpreneur. Sebab, itu jadi cita-cita pasangan Asyik yang ingin menciptakan banyak wirausaha baru.

"Tentu kami ingin menitipkan sepanjang apa yang belum tetera di dalam program kerja Kang Emil dan Kang Uu, mungkin kami ingin bahwa apa yang jadi cita-cita kami kiranya bisa masuk dalam RPJMD," jelas Syaikhu.

Ia sendiri sudah berjanji akan tetap menjalankan Asyikpreneur meski kalah di pilgub. Tapi, jika dijalankan oleh pemprov, hasilnya akan jauh lebih besar daripada dijalankan secara perorangan.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini