Rp141 Juta Dibawa Kabur Rampok Bersenpi dari BTPN di Deliserdang

Erie Prasetyo, Okezone · Selasa 10 Juli 2018 13:31 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 10 340 1920354 btpn-di-sumut-dirampok-kawanan-bersenpi-rp141-juta-raib-6QGOgOFLp9.jpg Kawanan bersenpi merampok BTPN di Sumut. (Foto: Erie Prasetyo/Okezone)

MEDAN – Kawanan orang tak dikenal (OTK) bersenjata api merampok Bank BTPN di Jalan Lintas Medan-Batangkuis, Pasar IX Tembung, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, pada Selasa pagi tadi. Kejadian ini seketika membuat geger warga sekitar.

Terlihat sejumlah warga berkerumun di depan bank yang menempati ruko itu pasca-perampokan terjadi sekira pukul 08.30 WIB.

Salah seorang warga sekitar bernama Yanti mengungkapkan, meski rumahnya tergolong dekat, dirinya justru tidak mengetahui persis aksi kawanan pelaku yang kabarnya lebih dari dua orang tersebut.

"Malah kami tidak tahu persis gimana kejadiannya. Pas saya mau ke Pajak (Pasar) Gambir, kok tiba-tiba banyak orang di BTPN. Saya kira orang pada mau ngambil uang pensiun. Tapi gitu saya dekati, rupanya ada perampokan," ucapnya saat ditemui di sekitar lokasi kejadian, Selasa (10/7/2018).

(Baca juga: Bank di Deliserdang Disatroni Perampok Bersenjata Api)

(Foto: Shutterstock)

Menurut Yanti, sesuai informasi yang beredar, pelaku mengendarai mobil. "Tadi saya tanya ke orang-orang di situ, perampoknya naik mobil dengan membawa kayak senjata api gitu," terangnya.

Sementara pasca-kejadian, pihak Satreskrim Polrestabes Medan bersama petugas Polsek Percut Sei Tuan sudah berada di lokasi kejadian guna melakukan identifikasi dan penyelidikan.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Faidil Zikri mengatakan, perampokan itu dilakukan oleh satu OTK dengan bersenpi pistol.

Kejadian bermula saat seorang pemuda berjaket hitam dan memakai kacamata hitam masuk ke bank. Dia langsung menodong pistol ke petugas sekuriti bernama Alfisyar (31) dan pegawai bank Leli Hasibuan.

"Yang diambil perampok cash box berisi uang Rp141 juta. Situasi TKP sudah kondusif dan sudah ditangani Polsek Percut Sei Tua. Kita sudah memeriksa saksi dan mengumpulkan barang bukti," terang Kompol Faidil.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini