nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Sebab AS Jatuhkan Sanksi Visa untuk Myanmar dan Laos

Mufrod, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 08:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 11 18 1920713 ini-sebab-as-jatuhkan-sanksi-visa-untuk-myanmar-dan-laos-J6JVODNqHw.jpg Ilustrasi bendera AS & Myanmar (Foto: Washingtonexaminer)

NEW YORK - Departemen Keamanan dalam negeri mengumumkan pada selasa sore bahwa pihaknya telah memerintahkan Departemen Luar Negeri AS untuk memberikan sanksi visa bagi Myanmar dan Laos.

Penetapan tersebut merupakan dampak dari ditolaknya waga negara Myanmar dan Laos yang telah di deportasi oleh Amerika Serikat. Beberapa negara yang telah di deportasi tersebut dikabarkan tidak bisa kembali ke negaranya dan kedua negara tersebut menunda menerima warganya untuk kembali.

Mengutip dari Washingtonexaminer, sebelum memberlakukan sanksi tersebut Departemen Dalam Negeri AS, telah melakukan komunikasi diplomatik di tingkat pemerintahan tertinggi pada kedua negara tersebut. Namun tidak ada titik temu untuk warga negara Myanmar dan Laos yang telah di deportasi oleh Amerika Serikat.

 

Akibat sanksi tersebut Departemen Dalam Negeri AS, mulai 9 Juli 2018, Kedutaan besar AS di Rangoon, Burma telah menghentikan penerbitan visa B1 dan B2 non imigrasi untuk pejabat saat ini di tingkat Direktur Jenderal dan di atas dari Kementerian Tenaga Kerja, Imigrasi, dan Populasi Birma (MOLIP) dan Urusan Dalam Negeri (MOHA), dan anggota keluarga dekat mereka, dengan pengecualian terbatas.

Langkah tersebut juga dilakukan, Kedutaan Besar AS di Vientiane, Laos, telah menghentikan penerbitan semua visa non-imigran B1, B2, dan B1 / B2 untuk pejabat saat ini di tingkat Direktur Jenderal dan di atas dari Kementerian Keamanan Publik Laos ( MPS) serta keluarga langsung mereka, dan semua visa non-imigran A3 dan G5 untuk orang-orang yang dipekerjakan oleh pejabat pemerintah Laos, dengan pengecualian terbatas.

Masalah seperti ini sebelumnya pernah terjadi dimana pada bulan September lalu beberapa negara seperti Guinea, Sierra Leone, Eritrea, dan Kamboja terkena sanki visa oleh AS karena alasan yang sama.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini