Pemilik KM Lestari Maju Tidak Pernah Perbarui Dokumen Keselamatan

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 15:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 11 340 1920924 pemilik-km-lestari-maju-tidak-pernah-perbarui-dokumen-keselamatan-bxurXuXoV6.jpg Kapal Feri Lestari karam di perairan Selayar. Foto: Okezone/Ist

MAKASSAR - Pemilik Kapal KM Lestari Maju Hendra Yuwono ditetapkan sebagai tersangka lantaran tidak memperbarui dokumen-dokumen keselamatan para penumpang.

Berdarsarkan hasil penyidikan Kepolisian Polda Sulsel, Hendra tidak mengajukan kembali pembaruan dokumen keselamatan KM Lestari Maju yang sudah kedaluwarsa.

"Karena itu Hendra disebut melakukan pembiaran sehingga aparat tidak bisa mengetahui bagaimana kondisi kapal sebenarnya," kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani saat merilis kasus ini di Mapolda Sulsel, Rabu (11/7/2018).

Dicky menjelaskan, kapal sama seperti halnya mobil angkutan. Perlu uji KIR atau pengujian kendaraan angkutan. Hal itu untuk mengetahui apakah memenuhi spesifikasi teknis yang dibutuhkan atau tidak.

"Dia ini tidak uji KIR. Tersangka juga diduga mempekerjakan awal kapal yang tidak memenuhi standar kompetensi,” ujar Dicky.

Dokumen keselamatan KM Lestari Maju disebut kedaluwarsa sejak satu tahun lalu. Sehingga Hendra dijerat dengan dua dugaan pelanggaran hukum.

"Antara lain Pasal 359 KUHP, karena kesalahannya menyebabkan orang lain meninggal. Lalu Pasal 135 Undang-undang nomor 17 tahun 2008 tentang pelayaran, yakni mempekerjakan awak kapal tanpa persyaratan kualifikasi dan kompetensi," jelas Dicky.

Saat ini Hendra ditahan di Polda Sulsel bersama dua tersangka lainnya dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.

Foto: Okezone/Herman 

Penyidik Polda Sulsel telah menahan dua tersangka lain terkait kecelakaan KM Lestari Maju. Masing-masing nakhoda kapal Agus Susanto dan perwira Kantor Syahbandar Pelabuhan Bira, Kuat Maryanto.

Nakhoda diduga melayarkan kapal padahal mengetahui tidak laik, sehingga orang meninggal.

Sedangkan Perwira Syahandar berperan sebagai penerbit izin berlayar. Masing-masing terancam lima tahun penjara.

Kecelakaan KM Lestari Maju menimbulkan 242 korban. Selain 36 orang meninggal, 205 penumpang dievakuasi dengan selamat. Satu korban tersisa tidak ditemukan, yakni Aditya, bocah berusia sebelas bulan.

“Ini belum selesai, kami akan terus bekerja menyidik kembali siapa-siapa saja yang bertanggung jawab terhadap kecelakaan laut KM Lestari Maju ini. Tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru,” terang Dicky.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini