nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sudah Ada 4 Tersangka, Bagaimana Nasib Uang 86 Ribu Jamaah Abu Tours?

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 16:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 11 340 1920939 sudah-ada-4-tersangka-bagaimana-nasib-uang-86-ribu-jamaah-abu-tours-unxdD8K5Yo.jpg Ilustrasi

MAKASSAR - Hingga kini, para jamaah Abu Tours terus bertanya-tanya perihal uang yang telah disetor dan belum jelas keberadaanya. Apalagi perihal dana umrah itu telah dibelanjakan oleh empat tersangka.

Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) telah menetapkan empat tersangka dalam kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pencucian uang oleh perusahaan travel umrah Abu Tours.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani mengaku akan mengupayakan dana jamaah yang telah digunakan para tersangka agar dapat dikembalikan.

"Dananya bersumber dari hasil lelang aset Abu Tours yang disita. Namun pelaksanaannya kemungkinan belum dalam waktu dekat ini," kata Dicky.

Penyidik, kata Dicky, akan terus bekerja untuk mengupayakan pengembalian uang setoran 86 ribu jemaah Abu Tours. Penyidik Polda Sulsel akan bekerja sama dengan Kementerian Agama, Kementerian Keuangan, serta Kementerian Hukum dan HAM.

"Kepolisian tidak bertugas sendirian dalam pengembalian uang jamaah Abu Tours itu," ungkap Dicky

Namun untuk saat ini Polisi terlebih dulu berfokus pada penyidikan. Karena menurut Dicky, pengembalian danah jamaah membutuhkan waktu.

"Karena disidang saja belum,” kata Dicky

Menurut catatan kepolisian Abu Tours menelantarkan 86 ribu jemaah asal 16 provinsi. Total uang setoran ditaksir di atas Rp1 triliun.

Penyidik kata Dicky akan segera merampungkan pemeriksaan Bos Abu Tours Hamzah Mamba, istrinya bernama Nur Syariah alias Ria, Chaeruddin alias Heru, salah satu komisaris perusahaan Abu Tours. Serta mantan direktur keuangan bernama Muhammad Kasim.

"Dalam waktu dekat ini berkas empat tersangka akan dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi," kata Dicky.

Sejak kasus ini bergulir ke Kepolisian Polda Sulsel, penyidik telah menyita aset milik Abu Tours sejak beberapa bulan lalu. Antara lain berupa 33 aset benda tidak bergerak seperti tanah dan bangunan, 36 kendaraan bermotor, alat elektronik, alat usaha, dan uang tunai.

Abu Tours menelantarkan 86 ribu calon jemaah umrah di 16 provinsi. Perusahaan diduga menampung uang setoran senilai Rp1 triliun lebih. Sedangkan aset terkait perusahaan yang telah disita Polisi jumlahnya hanya sekitar Rp200 miliar.

“Total aset yang disita hampir Rp200 miliar. Itu belum apa-apa dibandingkan kerugian jemaah,” kata Dicky.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini