nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Terduga Teroris di Sleman Sering ke Masjid, Tapi Tak Pernah Salat Berjamaah

Kuntadi, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 18:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 11 510 1921051 terduga-teroris-di-sleman-sering-ke-masjid-tapi-tak-pernah-salat-berjamaah-6SF8wnHddO.jpg Ilustrasi

SLEMAN - Saefuloh (45) warga Banguntapan Bantul, yang ditangkap tim Detasemen Khusus (densus) 88 di Bedingin Wetan, Mlati Sleman dikenal rajin ke masjid untuk menunaikan ibadah salat. Hanya dia tidak pernah ikut berjamaah layaknya warga sekitar masjid.

“Dia rajin ke masjid, subuh juga datang,” jelas Sumarjono, Ketua RT5 RW 35 Bedingin Wetan.

Hanya saja, dia sepertinya sengaja datang ke masid terlambat. Biasanya ketika warga sudah salam dan selesai dia baru masuk ke masjid dan melaksanakan salat. “Dia selalu datang terlambat, masuknya setelah salam,” ujuarnya.

Warga sempat menaruh curiga dengan penampilan Saefuloh. Namun kecurigaan ini tidak berlanjut karena tidak ada aktivitas yang mencurigakan. “Dia biasa, juga ikut kerja bakti di masyarakat,” jelasnya.

Sementara Lilis seorang pramuniaga toko di depan mangkal saefuloh berjualan juga tidak tahu. Keluarga ini jarang bertegur sapa dengan karyawan toko, meskipun setiap hari berjualan di depan.

“Dia akan beli minuman atau teh terus keluar lagi. Tidak pernah kita ngobrol,” ujarnya.

Istri saefuloh juga lebih banyak diam. Ketika dia warung mereka focus jualan. Begitu juga lapak martabaknya juga dibantu seorang kerabatnya. “Mereka pendiam, tidak pernah komunikasi,” tuturnya.

Saefuloh beserta istri dan kedua anaknya diamankan petugas Densus 88 siang tadi. Saat ini rumah kontrakan yang ada di dekat LP Cebongan, Sleman ini masih dipasangi garis polisi. Tidak ada petugas kepolisian di lokasi. Saat dilakukan penggerebekan, sejumlah polisi dengan menggunakan penutup muka dan rompi.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini