Terduga Teroris di Cirebon Berprofesi sebagai Tukang Stempel

Dwi Ayu Artantiani , Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 21:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 11 525 1921004 terduga-teroris-di-cirebon-berprofesi-sebagai-tukang-stempel-1CwKwXMvTA.jpg Ilustrasi

CIREBON - Terduga teroris berinisial AS yang ditangkap pada Selasa, 10 Juli 2018 malam di Perum Tampomas, Jalan Tampomas D 18 nomor 62 Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon, Jawa Barat, bekerja sebagai pembuat stempel.

Ketua RW 18 Kelurahan Larangan, Sartono menuturkan pada saat penangkapan polisi juga melakukan penggeledahan di rumah AS, dari hasil penggeledahan polisi mengamankan ponsel beserta sim card milik AS. Menurutnya, terduga merupakan warga pendatang, pindah ke Cirebon karena tengah bermasalah dengan istrinya.

"Sebenarnya, polisi sudah memberitahukan akan adanya penangkapan tersebut namun kami tidak tahu kalau terduga terlibat kasus terorisme," ujarnya, Rabu (11/7/2018).

Lebih lanjut, Sartono mengatakan terduga sehari-hari bekerja sebagai pembuat stempel. Dalam kesehariannya terduga dikenal tertutup, terduga pun belum lama tinggal disini baru sekira satu bulan. "Sehari-hari terduga berangkat pagi lalu pulang ke rumah sekira pukul 21.00 wib," pungkasnya.

Sekedar diketahui, penangkapan terduga teroris berinisial AS dilakukan pada Selasa, 10 Juli 2018 sekira pukul 20.30 wib saat terduga berkunjung ke rumah Abdul Gofur (60) yang merupakan kaka ipar AS yang beralamat di Perum Tampomas jalan Tampomas D 18 nomor 62 Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon untuk bersilahturahmi.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini