nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sistem PPDB di Makassar Amburadul Banyak Dikeluhkan Orangtua Siswa

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 11 Juli 2018 11:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 11 65 1920770 sistem-ppdb-di-makassar-amburadul-banyak-dikeluhkan-orangtua-siswa-lWnH9iNglE.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

MAKASSAR - Banyaknya keluhan orangtua siswa, terkait pelaksanaan penerimaan siswa SMA/SMK melalui sistem Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan mendapat sorotan dari Aanti Corruption Committee (ACC) Sulawesi.

Staf Peneliti Badan Pekerja ACC Sulawesi Anggareksa mengatakan pendaftaran siswa baru yang mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 14 Tahun 2018 menimbulkan beberapa masalah.

Angga menyebutkan pada tahun ini dinas pendidikan Provinsi Sulsel membuka 5 jalur PPDB SMA yakni jalur domisili, jalur afirmasi, jalur akademik, jalur prestasi, dan jalur khusus. Selanjutnya 4 jalur PPDB SMK yakni Jalur Afirmasi, Jalur akademik, jalur prestasi, dan jalur khusus.

Hari Perdana Masuk Sekolah Pascalebaran, Siswa di Aceh Bersih-Bersih Sekolah 

"Namun pada pelaksanaannya masih banyak orangtua calon siswa yang belum mengetahui mekanisme, tata cara dan proses seleksi yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel," kata Angga kepada Okezone Selasa (10/7/2018)

Menurut Angga Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel menggunakan sistem baru dengan website http://epanrita.sulselprov.com untuk proses pendaftaran siswa, berbeda pada tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan website https://sulsel.siap-ppdb.com.

Baca Juga: Ombudsman Desak Polisi Tuntaskan Kasus Siswa Siluman di Medan

"Penggunaan sistem baru dengan website yang kurang sosialisasi terhadap calon siswa menyebabkan banyak kebingungan dan kesalahan proses pendaftaran yang dilakukan oleh calon orangtua siswa," jelas Angga.

Selain itu minimnya sosialisasi dan informasi soal pendaftaran, persyaratan, proses seleksi dan daya tampung sekolah. Juga bertentangan dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 14 Tahun 2018, pasal 3 ayat (3) huruf a, b dan c.

Masker Jadi Teman bagi Siswa SD Lereng Merapi Saat Ujian Kenaikan Kelas 

"Tertutupnya sistem PPDB SMA menyebabkan masyarakat tidak bisa memantau langsung proses seleksi yang tengah berlangsung," ungkapnya.

Selain itu kata Angga proses seleksi yang dilakukan oleh dinas pendidikan menggunakan standar yang tidak jelas, seperti aduan salah satu orangtua siswa calon siswa yang mendaftar di SMA Negeri 3 Makassar dan SMA Negeri 11 Makassar. Berdasarkan hasil verifikasi PPDB online mendapatkan nilai yang memenuhi syarat kelulusan dari sisi nilai angka, namun tidak lulus pada kedua sekolah tersebut.

"Yang aneh adalah pada pengumuman hasil seleksi kedua sekolah tersebut ternyata ada siswa yang nilai atau skornya berada di bawah calon siswa tersebut dan dinyatakan lulus," pungkas Angga. Sementara Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel dan Kota Makassar yang berusaha dikonfirmasi belum memberikan jawaban terkait keluhan para orangtua ini.

 

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini