Setelah Operasi Penyelamatan yang Sukses, Gua Tham Luang Akan Dijadikan Museum

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 14:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 12 18 1921389 setelah-operasi-penyelamatan-yang-sukses-gua-tham-luang-akan-dijadikan-museum-dKFBGNcdpf.jpg Foto: Reuters.

CHIANG RAI – Kompleks gua di mana 12 anak lagi-laki dan pelatih sepakbola mereka selama dua pekan sebelum akhirnya diselamatkan, akan dijadikan museum. Museum itu akan menunjukkan upaya penyelamatan yang sukses dilakukan pada Selasa.

Dua penyelam Inggris menemukan ke-12 anak-anak itu dan pelatih mereka di dalam Gua Tham Luang, Provinsi Chiang Rai yang tergenang banjir pada Senin pekan lalu. Mereka dilaporkan hilang pada 23 Juni setelah menjelajahi gua seusai latihan sepakbola.

Mereka semua berhasil dikeluarkan dari gua dengan selamat menyusul misi penyelamatan yang penuh bahaya yang berakhir pada Selasa malam. Seorang mantan penyelam Thailand meninggal dunia di tengah upaya penyelamatan pada Jumat lalu.

BACA JUGA: Penampakan Terkini Para Remaja yang Diselamatkan dari Gua Thailand

"Daerah ini akan menjadi museum hidup, untuk menunjukkan bagaimana operasi penyelamatan dilangsungkan," kata Pimpinan Operasi Penyelamatan, Narongsak Osottanakorn dalam konferensi pers yang dilansir Reuters, Kamis (12/7/2018).

"Database interaktif akan dipasang," katanya. "Ini akan menjadi daya tarik pengunjung utama bagi Thailand."

Pejabat Thailand mengatakan, nasib anak-anak tersebut dan upaya penyelamatan multinasional telah menarik perhatian kepada Gua Tham Luang dan sebuah rencana untuk mengembangkan lokasi itu telah dibuat.

Perdana Menteri Prayuth Chan-ocha mengatakan, harus ada tindakan pencegahan tambahan yang ditempatkan baik di dalam dan di luar gua untuk mengamankan para pengunjung.

Sebuah buku panduan mendeskripsikan Tham Luang sebagai gua yang memiliki pintu masuk yang mengesankan yang menuju ke jalur dan rangkaian ruangan dan batu-batuan besar. Namun, penduduk desa setempat mengatakan bahwa gua tersebut rawan banjir dan mendesak pihak berwenang untuk memasang tanda peringatan yang lebih jelas.

BACA JUGA: Hikayat Putri Bunuh Diri di Gua Tham Luang Nang Non, Tempat 12 Anak Terjebak

Wakil Direktur Jenderal Departemen Taman Nasional, Suaka Margasatwa dan Koservasi Tanaman Thailand, Chongklai Worapongsathorn mengatakan, gua itu akan ditutup pada Kamis, tetapi dia tidak menjelaskan sampai kapan. Dia mengatakan bahwa ada rencana untuk "menghidupkan kembali" taman nasional yang berdekatan di mana ratusan pekerja penyelamat dan personil militer mendirikan kamp selama operasi pencarian dan penyelamatan.

Warga Thailand yang percaya takhayul memperingatkan tentang legenda tentang gua yang memiliki nama lengkap Tham Luang Nang Non atau "gua dari wanita yang berbaring".

Legenda tersebut menceritakan tentang seorang putri cantik yang melarikan diri ke gua bersama kekasihnya. Ayah sang putri mengirim tentara untuk membunuh kekasihnya, mendorong sang putri untuk bunuh diri.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini