nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

TGB Dukung Jokowi Jadi Pukulan Telak untuk Demokrat

Bayu Septianto, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 05:01 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 12 337 1921182 tgb-dukung-jokowi-jadi-pukulan-telak-untuk-demokrat-ETL8A4LzXd.jpg Jokowi dan TGB. (Foto: Ist)

JAKARTA – Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, menilai langkah Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) yang mendukung Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai menjadi pukulan telak bagi Partai Demokrat. Salah satu kerugian itu adalah Demokrat berpotensi kehilangan suara di kawasan NTB.

"Tentu dukungan TGB ke Jokowi sangat merugikan Demokrat karena TGB merupakan sosok populis di Indonesia Timur, khususnya di NTB cukup mengakar. Ini pukulan telak bagi partai berlambang segitiga mercy," jelas Adi saat dikonfirmasi Okezone, Kamis (12/7/2018).

Ia menerangkan, sikap dukungan TGB ke Jokowi terjadi karena Demokrat terlalu berharap kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk menjadi calon presiden pada Pemilihan Umum 2019. Posisi TGB yang memiliki basis suara tidak hanya di NTB, dinilai tak ditanggapi serius oleh Demokrat.

Mengetahui sulit untuk menjadi capres, menurut Adi, Demokrat hingga kini terlalu serius dalam menawarkan AHY ke partai-partai politik untuk menjadi calon wakil presiden. Padahal, partai yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu memiliki sosok TGB dengan elektabilitas lebih baik dibandingkan AHY.

"Sikap politik putar haluan TGB paling mungkin bisa dibaca karena Demokrat tak pernah memberikan 'angin surga' soal pencapresan TGB di 2019," jelas Adi.

"Meski sudah melakukan safari politik, karpet merah pencapresan nyatanya hanya untuk sang putra mahkota Cikeas, AHY. TGB nyaris tak pernah ditanggapi," imbuhnya.

Adi menilai keuntungan justru akan didapat oleh TGB. Sebab, TGB berpeluang besar menjadi cawapres untuk mendampingi Jokowi, bersaing dengan nama-nama besar seperti Mahfud MD ataupun mantan Panglima TNI Moeldoko.

Bilapun tidak menjadi cawapres, Adi menilai TGB memiliki potensi menjadi salah satu menteri di kabinet pemerintahan Jokowi periode selanjutnya.

"Sekalipun tak jadi cawapres, TGB berpotensi menjadi salah satu figur favorit yang bakal mengisi pos kabinet Jokowi," tutur Adi.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini