nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Didesak Tuntaskan Kasus Siswi di Bogor Meninggal Setelah Diperkosa

Putra Ramadhani Astyawan, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 22:59 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 12 338 1921674 polisi-didesak-tuntaskan-kasus-siswi-di-bogor-meninggal-setelah-diperkosa-HL6ftGomqN.jpg Ilustrasi pemerkosaan. (Foto: Shutterstock)

BOGOR – Kuasa hukum dan keluarga siswi SMK berinisial FN (16) yang meninggal dunia diduga usai menjadi korban pemerkosaan mendatangi Mapolres Bogor di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kedatangan mereka untuk mendesak polisi segera mengungkap secara tuntas kasus dugaan pemerkosaan yang dialami FN di Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, beberapa pekan lalu.

"Kami datang ke sini meminta polisi segera menangkap dua pelaku lagi dalam kasus dugaan pemerkosaan terhadap korban," kata Rihat Manulang, kuasa hukum keluarga korban, di Mapolres Bogor, Kamis (12/7/2018).

(Baca juga: Diperkosa di Tongkrongan Pacarnya, Siswi SMK di Bogor Depresi hingga Meninggal)

Menurut dia, apa yang telah dilakukan para pelaku sudah di luar batas. Rihat pun mendesak polisi segera melimpahkan berkas kasus keenam pelaku yang sudah ditangkap ke pengadilan.

"Para pelaku ini sudah sangat bejat. Kami ingin enam pelaku dari delapan yang sudah ditangkap dilimpahkan ke pengadilan. Tapi, kami juga apresiasi karena polisi cepat menangkap enam pelaku itu," tegasnya.

Sementara ibu korban, AN, berharap seluruh pelaku yang diduga telah memerkosa putrinya hingga meninggal dunia segera ditangkap dan dijatuhi hukuman setimpal dengan perbuatan mereka. "Hukum mati lah, pak!" ucap AN.

Ia menyatakan sudah memaafkan pihak keluarga dari masing-masing pelaku yang sempat berkunjung ke rumahnya pasca-kejadian ini. Namun, proses hukum kepada para pelaku tetap berjalan hingga tuntas.

"Kalau keluarganya sudah kita maafkan, tapi tetap proses hukum harus berjalan. Ada satu keluarga pelaku utamanya IB yang belum ada iktikad baik ke kami. Tetapi, kembali lagi itu hak mereka," jelasnya.

Seperti diketahui, FN (16), warga Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, meninggal dunia diduga setelah depresi menjadi korban perkosaan oleh beberapa lelaki pada Selasa 2 Juli 2018.

Sebelum meninggal dunia, korban sempat menceritakan kisah pilu yang dialami kepada sahabatnya AZ. Dari pengakuan AZ, korban bercerita disetubuhi pacarnya di rumah kosong beberapa pekan lalu.

Tidak hanya pacarnya, di dalam rumah kosong tersebut juga terdapat beberapa pria yang diduga ikut memerkosa korban. Korban pun ditinggal dalam kondisi tidak sadarkan diri di rumah tersebut.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini