Tak 'Hidup Kembali' Pascatewas Dipatuk King Cobra, Rizky Akhirnya Dimakamkan

Sigit Dzakwan, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 13:49 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 12 340 1921371 tak-hidup-kembali-pascatewas-dipatuk-king-cobra-rizky-akhirnya-dimakamkan-pbxQ5rp84q.jpg Jasad Rizky yang tewas dipatuk king cobra. (Foto: Adhe/Inews)

KOTAWARINGIN BARAT - Pihak keluarga akhirnya pasrah dan akan mengubur jenazah Dewa Rizky Achmad(19) siang ini. Warga Danau Rangas, Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekanraya, Palangka Raya, Kalteng itu tewas karena dipatuk ular king cobra dan dinyatakan meninggal 9 Juli 2018. Namun pihak keluarga sempat mengikuti saran tetua adat yang mengatakan Rizky akan hidup kembali di hari ke-7 kematiannya.

"Informasi dari pihak keluarga mau dikubur hari ini, siang ini," kata warga Palangka Raya, Kamis (12/7/2018).

Keluarga sudah merelakan kepergian Rizky untuk selama-lamanya. Mereka sebelumnya berkeyakinan Rizky hanya mati suri, bukan meninggal setelah dipatuk king cobra sepanjang 3 meter.

Foto: IstRizky (paling kanan) saat mengangkat king cobra. Foto: Ist

Sejak Senin 9 Juli 2018 Pukul 08:30 WIB, Rizky sudah dinyatakan meninggal berdasarkan tanda-tanda kematian, dipasangi bed side monitor, dan hasil rekaman irama jantung dan irama napas yang berhenti. Namun hingga hari ketiga kematiannya atau 11 Juli, jenazah Rizky belum dimakamkan.

Ia mengatakan, sejak pemberitaaan di media gencar terkait dugaan Rizky masih hidup, ratusan warga terus berdatangan ke rumah Rizky. “Hingga pagi ini masih banyak didatangi orang. Orang yang datang antara lain sanak famili, teman korban, dan warga sekitar bahkan warga yang datang dari jauh karena merasa penasaran melihat langsung kondisi Rizky," kata dia.

pada Selasa 10 Juli 2018 siang, tetua adat sempat menggelar ritual untuk kembali memanggil roh Rizky. “Ular king cobra juga sempat diikutsertakan di dalam kelambu. Bahkan menurut warga yang melihat ritual tetsebut, ular king cobra sempat kembali menggigit Rizki. Peristiwa ini dianggap baik oleh pihak keluarga karena racun akan kembali disedot ular tersebut," lanjut Ade.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini