Jaksa Teliti Berkas Bos Abu Tours Terkait Kasus Pencucian Uang

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 17:50 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 12 340 1921548 jaksa-teliti-berkas-bos-abu-tours-terkait-kasus-pencucian-uang-0lkyXvnym7.jpg Humas Penkum Kejati Sulsel, Salahuddin (foto: Herman A/Okezone)

MAKASSAR - Tim Jaksa Peneliti Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) telah menerima 2 berkas tersangka kasus pencucian uang yang dilakukan PT Abu Tours, yakni atas nama Hamzah Mamba dan Muhammad Kasim setelah sebelumnya penyidik mengembalikan atau P19 ke penyidik Polda Sulsel.

Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sulsel Salahuddin mengatakan, penyidik hari ini kembali menerima 2 berkas tersangka yakni Bos Abu Tours dan Mantan direktur keuangan bernama Muhammad Kasim.

"Baru Hamzah Mamba dan M Kasim yang masuk berkasnya. tapi tim sempat kembalikan P.19 ke Polda karena belum mencukupi petunjuk itu syarat formil dan materil. Dan hari ini baru masuk. Saat ini masih diteliti," kata Salahuddin kepada Okezone.

Salahuddin menyebutkan selain dua berkas tersangka itu, menyusul dua lagi berkas tersangka yakni Istri Hamzah bernama Nur Syariah alias Ria dan komisaris perusahaan Abu Tours Chaeruddin alias Heru.

"Jadi sudah ada 4 berkas baru masuk ke penyidik Kejati. Diterima tadi pagi. Saat ini masih diteliti," singkat Salahuddin.

Dalam kasus ini, polisi menetapkan dan menahan empat tersangka Masing-masing Direktur Utama ABU Tours Hamzah Mamba, istrinya sekaligus Komisaris Nursyahriah Mansyur, Komisaris Chaeruddin, dan mantan direktur keuangan Muhammad Kasim.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan dalam waktu dekat ini penyidik akan melakukan pelimpahan berkas perkara ke-empat tersangka.

"Ya kita harap ada lampu hijau, untuk segera dilimpahkan dan seharusnya proses persidangan akan segera dimulai,” kata Dicky Rabu (11/7/2018) kemarin saat merilis kasus penetapan tersangka.

Abu Tours 

Hari ini penyidik kepolisian Polda Sulsel telah melimpahkan berkas perkara kasus dugaan penipuan, penipuan, dan pencucian uang oleh perusahaan travel umrah Abu Tours ke Kejaksaan Tinggi Sulsel.

Berdasarkan data kepolisian kasus Abu Tours mengorbankan jemaah asal 15 provinsi, yang menurut polisi berjumlah di atas 86 ribu orang. Jemaah disebut telah menyetorkan uang senilai total di atas Rp1 triliun.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini