Gaji Masinis Senggol Rp13 Juta, Ini Bocoran Jalur Sekolahnya dari Bos KAI

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 12 Juli 2018 13:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 12 65 1921364 gaji-masinis-senggol-rp13-juta-ini-bocoran-jalur-sekolahnya-dari-bos-kai-2OgSIIcfQS.jpeg Direktur Utama PT KAI, Edi Sukarmo

JAKARTA – Profesi masinis kini menjadi salah satu profesi yang diminati. Selain kebutuhan masinis masih sangat terbuka, gajinya pun kini bisa lebih dari Rp13 juta. Namun, sebagai salah satu alternatif transportasi umum, tentunya dia harus memenuhi standar keselamatan untuk semua penumpang.

Terkait hal itu, para masinis sebelumnya telah dibekali ilmu kemasinisan terlebih dahulu. Mereka belajar di sekolah khusus masinis, seperti Balai Pelatihan Teknis Traksi (BPPT) Darman Prasetyo Yogyakarta, Akademi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun, dan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi.

 Baca Juga: 10 Pekerjaan Ini Cocok untuk Lulusan Ilmu Komunikasi

Lebih lanjut, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), Edi Sukmoro menyatakan ditempat tersebut, para calon masinis akan digembleng dengan berbagai pelatihan.

"Dipusdiklatnya kita ada praktek dan trainingnya, selama satu tahun," tutur Edi.

Kunjungan Dirut PT KAI

Dia melanjutkan, walaupun telah satu tahun dibekali menjadi seorang masinis. Mereka tidak langsung mengendalikan "setir" kereta. Akan tetapi menjadi seorang asisten masinis terlebih dahulu, "setelah itu seperti pilot, mereka langsung naik menjadi masinis."

Baca Juga: Lulusan Teknik Informatika, Ini 9 Pilihan Profesi-mu

Selanjutnya, dia mengatakan jika untuk mengenyam pendidikan sebagai masinis memiliki beberapa syarat. Dimulai dari tinggi badan, fisik yang kuat, usia, dan memenuhi syarat tes. Kemudian, mereka juga harus menguasai keseluruhan tes untuk mendapatkan sertifikat masinis, sebagai syarat mengendarai kereta.

Terkait kesempatan kerja sebagai masinis, dia mengatakan jika masih sangat banyak lowongan untuk para calon pengendali kereta itu. Hal ini lantaran, PT KAI membutuhkan banyak personel.

"Untuk peminatanya juga masih banyak. Ini kan kalau trans Sumatera ada, kita membutuhkan lebih banyak. Kita pasti membutuhkan terus," tutur dia.

 Kereta

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini