nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Koruptor Dilarang Nyaleg, Parpol Siapkan Calon Berintegritas untuk Pemilu 2019

Bayu Septianto, Jurnalis · Sabtu 14 Juli 2018 11:00 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 13 337 1922172 koruptor-dilarang-nyaleg-parpol-siapkan-calon-berintegritas-untuk-pemilu-2019-M8BOKkpKL8.jpg Ilustrasi (shutterstock)

JAKARTA - Partai politik ramai-ramai menjamin bakal calon anggota legislatif yang akan didaftarkannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) bebas dari praktik korupsi. Jaminan ini mereka sampaikan menyusul adanya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pencalonan Caleg pada Pemilu 2019.

Salah satu aturan dalam PKPU itu adalah larangan mantan terpidana korupsi untuk mendaftar menjadi calon legislatif pada Pemilu 2019. Belakangan KPU memperbolehkan mantan napi korupsi mendaftar jadi caleg, tapi tak menjamin akan meloloskannya ditahap verifikasi.

Partai Gerindra menjadi salah satu partai yang menjamin kader-kadernya memiliki integritas dan kualitas. Menurut Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria Jaminan ini didapat melalui proses seleksi yang dilakukan Partai Gerindra.

"Partai Gerindra tentu partai yang ingin legislatif adalah orang-orang yang berkualitas. Memiliki integritas, kompetensi, berkualitas baik, perjuangkan aspirasi masyarakat dengan baik. Dengan begitu partai bisa peroleh simpati masyarakat dan peroleh suara banyak," ucap Riza kepada Okezone, Sabtu (13/7/2018).

 

Uji kelayakan bakal caleg Partai Perindo (Sigit/iNews)

Apalagi dalam PKPU, partai politik wajib menyertakan Pakta Integritas saat mendaftar. Pakta integritas ini guna menjamin bahwa setiap caleg yang didaftarkan benar-benar bersih dari korupsi.

"Enggak ada masalah Gerindra. Kalau Pakta Integritas bagus kan, setiap parpol dan calon harus buat pakta integritas, harus dong ya. Pasti kita menjamin caleg-calegnya berkualitas dan integritas. selama ini kan bagus," tutur Riza.

Begitu pun dengan Partai Golkar yang menjamin calegnya pada Pileg 2019 memiliki integritas dan bersih dari praktik korupsi. "Kita kedepankan kader-kader yang terintegritas," ucap Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan.

Apalagi Partai Golkar dibawah kepemimpinan Airlangga Hartarto saat ini memiliki slogan salah satunya yakni 'Golkar Bersih'. "Karena kita kan konsepnya PDLT yakni prestasi, dedikasi, loyalitas dan tidak tercela. Itu yang akan kami tekankan," tegas Ace.

 

Konsep PDLT ini juga dilakukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dalam menghadirkan caleg-caleg yang bebas dari praktik korupsi dan tindak pidana lainnya. "Kami melalui Lajnah Pemenangan Pemilu Legislatif (LP2) menyeleksi caleg berdasarakan prestasi, dedikasi dan tidak tercela," kata Wasekjen PPP Achmad Baidowi.

Menurut Anggota Komisi II ini partainya juga menyurati ormas-ormas yang menjadi sayap partai untuk mengirimkan nama-nama bakal caleg yang sudah terverifikasi bebas korupsi dan tindak pidana lainnya sebelum didaftarkan ke KPU.

"Kita juga bersurat ke ormas-ormas untuj bisa mengutus kadernya maju sebagai caleg. Dengan demikian caleg bisa terverifikasi sejak awal," tukas Baidowi.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini