PKS Dirundung Masalah, Kadernya Berduyun-duyun Mundur dari Pencalegan

Harits Tryan Akhmad, Jurnalis · Jum'at 13 Juli 2018 21:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 13 606 1922166 pks-dirundung-masalah-kadernya-berduyun-duyun-mundur-dari-pencalegan-qGGAaPbwHH.jpg Ilustrasi (Foto: Ist)

JAKARTA - Bakal calon legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai berduyun-duyun mundur dari proses pencalegan, baik di tingkat DPR maupun DPRD. Salah satunya, Ahmad Zainudin, bacaleg DPR RI dari daerah pemilihan Jakarta Timur.

Zainudin mengatakan, situasi di internal partai yang bermasalah membuatnya memutuskan untuk mundur dari proses pencalegan. Kemudian, adanya Surat Edaran Presiden PKS Nomor 02 tertanggal 29 Juni, yang mengharuskan para caleg menandatangi surat pernyataan mundur dan surat pengunduran dirinya itu dibuat dengan tanggal dikosongkan.

"Dua surat ini membuat saya tidak akan bisa bekerja dengan maksimal sebagai wakil rakyat bila terpilih nantinya. Dua surat ini akan menjadi belenggu bagi saya, dan menghalangi kemerdekaan saya memperjuangkan aspirasi masyarakat yang telah memilih saya," katanya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (13/7/2018).

PKS

Pengelolaan PKS, menurutnya, sudah dalam kondisi yang tidak baik. Sehingga, berbagai persoalan yang terjadi menjadi berlarut-larut. Ia mencontohkan, masalah Fahri Hamzah dengan DPP PKS.

"Sebagai contoh penanganan konflik DPP PKS dengan Pak Fahri. Seharusnya, kalau dikelola dengan benar dan dengan niat yang baik, tidak akan menimbulkan masalah berkelanjutan, dan tidak menimbulkan keterbelahan di tingkat kader," ujarnya.

Menurutnya, kasus Fahri Hamzah menimbulkan kekhawatiran bagi para caleg, bila memiliki perbedaan dengan DPP PKS. "Belajar dari kasus Pak Fahri, banyak caleg yang khwatir kalau nanti jadi anggota DPR dan ada sedikit perbedaan dengan pimpinan, langsung terken PAW (Pergantian Antar-Waktu)," pungkasnya.

Ilustrasi

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini