6 Terduga Teroris Ditangkap, 2 di Antaranya Pelempar Panci Diduga Bom ke Polres Indramayu

Dwi Ayu Artantiani , Okezone · Minggu 15 Juli 2018 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 15 525 1922538 6-terduga-teroris-ditangkap-2-di-antaranya-pelempar-panci-diduga-bom-ke-polres-indramayu-JAOC1X8fAb.jpg Ilustrasi penangkapan teroris oleh Densus 88 (Foto: Ist)

INDRAMAYU - Sebanyak enam terduga teroris diamankan polisi. Penangkapan tersebut dilakukan dua kali yakni empat terduga diamankan di rumahnya masing-masing dan dua lainnya diamankan di Mapolres saat menerobos pintu penjagaan.

Penangkapan empat terduga teroris di Kecamatan Haurgeulis dilakukan pada Sabtu, 14 Juli 2018. Densus 88 melakukan penyisiran terhadap empat rumah terduga yang kemudian mengamankan mereka.

Adapun keempat terduga di antaranya RS warga Desa Mekarjati, Kecamatan Haurgeulis, AS (45) dan anaknya IZ (16) warga Desa Anjatan, Kecamatan Anjatan, serta MU (39) warga Desa Kertawinangun, Kecamatan Kandanghaur. Mereka diduga dari kelompok jaringan ISIS.

 Ilustrasi

Kemudian, polisi pun mengamankan dua terduga kembali sekira pukul 02.35 WIB dini hari, dua orang yang tak dikenal menerobos pintu penjagaan Polres Indramayu dengan menggunakan sepeda motor matic warna hitam.

Kedua orang tak dikenal (OTK) tersebut berboncengan dari arah bunderan mangga ke arah bunderan kijang yang melewati Mapolres Indramayu. Kemudian, karena mencurigakan, petugas jaga mencoba menutup pintu pagar akan tetapi tidak bisa karena berat.

Namun, dua OTK tersebut berputar arah di depan kantor damkar (bersebelahan dengan Mapolres) dan mematikan lampu motor. Beberapa saat, sepeda motor tersebut melaju cepat menerobos masuk dan mengejar anggota yang berseragam.

 Ilustrasi Densus 88

Petugas lainnya melakukan pengejaran dan menembak ke arah OTK tersebut sebanyak 11 kali. Lalu, OTK tersebut berbalik arah menuju keluar polres dan melemparkan 1 buah panci ke arah penjagaan polres dan melarikan diri ke arah bunderan mangga (diduga terkena tembakan ).

Sementara, panci yang di duga berisi bahan peledak sedang dilakukan pengecekan oleh Jibom Gegana Polda Jabar dan dilakukan pengecekan ke rumah sakit-rumah sakit terdekat mencari diduga OTK yang menerobos Mako Polres Indramayu.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Truno Yudo Wisnu Andiko mengatakan, sejauh ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan Tim Polda Jabar. Situasi masih aman dan terkendali serta kondusif.

"Karena wujud kewaspadaan dan kesigapan yang optimal disetiap kantor-kantor jajaran Polda Jabar serta penerapan SOP (Standard Operating Procedure)," katanya, Minggu (15/7/2018).

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini