nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Aksi Terduga Teroris di Indramayu Dianggap Amatiran, Pemerintah Harus Tetap Waspada

Muhamad Rizky, Jurnalis · Senin 16 Juli 2018 07:41 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 16 525 1922751 aksi-terduga-teroris-di-indramayu-dianggap-amatiran-pemerintah-harus-tetap-waspada-zgS3OV3s9b.jpg Ilustrasi.

JAKARTA - Pelaku pelemparan bom panci di Polres Indramayu, Jawa Barat dinilai masih amatir. Hal ini dikatakan Mantan Kepala Instruktur Perakitan Bom Jamaah Islamiyah, Ali Fauzi Manzi. Meski begitu, Fauzi meminta Pemerintah untuk selalu waspada akan 'evolusi' kelompok ini.

"Ini sangat amatir kalau kita melihat pola serang aksinya, sangat amatiran. Mereka pakai golok dan senjata tajam, tentu kalau kelompok ini mahir akan melakukan bom bunuh diri atau melakukan aksi-aksi yang tidak beda dengan tahun-tahun dahulu," kata Fauzi kepada Okezone, Minggu (15/7/2018).

Fauzi mengatakan, cara pelaku melempar bom panci juga jadi salah satu bukti kurangnya pemahaman akan penggunaan bom. Sebab bom yang biasa untuk d lempar adalah granat tangan bukan bom panci.

Foto: Antara

"Ini kan sangat manual itu yang saya katakan pelakunya amatiran. Kalau bom panci itu bukan dilempar, kalau yang khusus di lempar granat tangan," terangnya.

Meski begitu Fauzi meminta pemerintah waspada karena pengetahuan para pelaku secara perlahan akan terus mengalami peningkatan dan berbahaya bagi negara.

"Ini juga perlu waspada, artinya kekhawatiran, kewaspadaan itu perlu kita lakukan bersama, sekarang mereka pakai parang, belum tentu lima tahun ke depan setelah mereka ketemu mentornya, ketemu pelatihnya akan mendapatkan ilmu dan itu sangat berbahaya," ungkapnya.

Selain itu, kata Fauzi, harus dipahami bahwa serangan yang dilakukan oleh pelaku atas dasar pemahaman ideologi dan agama yang bisa mengancam bagi negara. "Perlu diingat serangan ini berlandaskan keagamaan dan ideologi yang mereka usung itu sangat berbahaya," ingatnya.

Foto: Antara

Diketahui sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Polri menangkap NH (26), terduga pelaku penerobosan dan pelemparan panci berisi bom ke Polres Indramayu, Jawa Barat.

NH ditangkap di Blok Pilangsari RT 29 RW 06 Desa Jatibarang Baru, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu. NH diketahui merupakan istri G yang sudah ditangkap lebih dulu oleh polisi lantaran terluka terkena tembakan saat melakukan aksi pelemparan bom panci.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini