nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketua DPR Puji Kinerja Jokowi Sukses Turunkan Angka Kemiskinan

Bayu Septianto, Jurnalis · Selasa 17 Juli 2018 21:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 17 337 1923695 ketua-dpr-puji-kinerja-jokowi-sukses-turunkan-angka-kemiskinan-luC0OKJrPs.jpg Ketua DPR Bambang Soesatyo (Foto: Ist)

JAKARTA - Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan tingkat kemiskinan di Indonesia turun dari 10,12 persen pada Maret 2017 menjadi 9,82 persen pada Maret 2018. Angka tersebut rekor baru, karena angka kemiskinan untuk pertama kalinya turun menjadi single digit sejak krisis 1998.

Ketua DPR Bambang Soesatyo pun mengapresiasi capaian kinerja pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berhasil menekan angka kemiskinan. Pemerintah, sambungnya, harus terus menekan angka kemiskinan, dengan menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat.

“Mengingat naiknya harga komoditas utama seperti beras, gula, daging sapi, serta telur dan daging ayam bisa menurunkan daya beli masyarakat,” ujarnya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (17/7/2018).

 Jokowi

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu menuturkan, para menteri Jokowi harus bergerak cepat dalam program pengentasan kemiskinan. Misalnya, Kementerian Sosial (Kemensos) dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas).

Menurut, kementerian harus bisa menekan jumlah kemiskinan melalui pemerataan pembangunan. Sebab, salah satu faktor masih tingginya angka kemiskinan akibat belum meratanya pembangunan terutama di wilayah Indonesia bagian timur.

Kemensos di bawah komando Idrus Marham, kata Bamsoet, harus melakukan evaluasi terhadap program pengentasan kemiskinan, terutama di pedesaan. Pasalnya, pemerintah sudah menganggarkan dana besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Peran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi juga diperlukan, menurutnya disini juga diperlukan. Terutama untuk meningkatkan pengawasan dan pendampingan dalam mengelola dana desa.

“Terutama dari sisi administrasi maupun dalam pelaksanaan program-program untuk memberdayakan masyarakat desa,” katanya.

 Presiden Jokowi

Program Keluarga Harapan (PKH) yang menjadi unggulan Kemensos, ujarnya, juga harus terus melakukan pendataan keluarga yang berhak menerima manfaat

“Sekaligus memperketat persyaratan keluarga penerima manfaat PKH, agar program pengentasan kemiskinan tepat sasaran pada tahun berikutnya,” katanya.

Peningkatan kesejahteraan juga terganjal pengangguran. Bamsoet pun mendorong agar lapangan kerja harus terbuka luas. Di sini peran Kementerian Ketenagakerjaan, sangat diperlukan.

“Mendorong Kementerian Ketenagakerjaan untuk dapat membuka lapangan pekerjaan serta membantu pemasaran hasil produksinya,” ujarnya.

(Ari)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini