Gerindra Intens ke Demokrat, "Kemesraan" dengan PKS-PAN Berkurang?

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 20 Juli 2018 15:47 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 20 605 1925081 gerindra-intens-ke-demokrat-kemesraan-dengan-pks-pan-berkurang-7vBH46ZEAq.jpg Ketum Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dalam pertemuan di Cikeas pada 2017 (Foto: Ant)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto belakangan ini intens menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat. Komunikasi yang terjalin itu pun menuai tanya tentang hubungan Gerindra dengan PAN dan PKS.

Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria menyebut gerilya politik yang dilakukan Prabowo ke Demokrat akhir-akhir ini tak ada maksud untuk meninggalkan PKS dan PAN. Menurutnya, hubungan Gerindra dengan PKS dan PAN itu bukan sekutu lagi, tapi sudah segajah.

"Ini bukan manuver, bukan enggak dapat sinyal positif dari Gerindra. Pak Prabowo menyampaikan bahwa Gerindra dengan PKS dengan PAN itu teman lama, sahabat lama, saudara lama, bahkan hubungan kami bukan sekutu lagi tapi mereka sudah segajah bagi Gerindra. Jadi, kita tidak mungkin meninggalkan atau ditinggalkan," ujar Riza di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (20/7/2018).

 Prabowo dan SBY

Riza mengatakan komunikasi intensif yang sedang dijalin Partai Gerindra dengan Partai Demokrat murni untuk menguatkan konsolidasi poros Prabowo. Pasalnya, Partai Demokrat menjadi salah satu partai yang sangat diperhitungkan Gerindra agar bisa berkoalisi dan memenangkan Pilpres 2019.

Posisi Demokrat saat ini yang masih belum menentukan sikapnya di Pilpres 2019 menjadi alasan Gerindra untuk terus menguatkan komunikasi jelang pendaftaran Pilpres 2019 pada Agustus mendatang. Gerindra, lanjut Riza, jika Demokrat bergabung tentu akan makin menambah energi baru bagi koakisi PKS dan PAN.

"Selama ini, Partai Demokrat kan jadi partai penyeimbang kita harus syukuri, Gerindra bersyukur, PKS PAN bersyukur yang selama ini kompak bertiga, ada teman baru, Demokrat lagi, yang suaranya cukup siginifikan, pemenang keempat nasional, Pak SBY pengaruhnya besar dua periode dan sebagainya," kata Riza.

"Saya yakin PKS dan PAN akan bersukur bersama dengan Gerindra akan hadirnya Partai Demokrat ke depan dalam koalisi kita bersmaa. Insyallah kita akan solid dan semakin kuat," tutur Riza.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini saat dihubungi mengatakan bahwa tak ada kerengangan hubungan antara PKS dengan Gerindra dan PAN. Jazuli menyebut hubungan PKS dengan Gerindra jauh lebih mesra daripada dengan Demokrat.

"Dengan kami lebih mesra lagi. PKS bukan lagi sekutu tapi segajah masa kurang mesra. Kalau saya selalu bilang Pak Prabowo paling tahu kesetiaan PKS terhadap Pak Prabowo dan Gerindra," tandasnya.

 Prabowo-SBY

(Ari)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini