Hidayat Nur Wahid Tekankan Bahwa Politik Hanya Sarana Dakwah

Bayu Septianto, Jurnalis · Jum'at 20 Juli 2018 15:23 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 20 606 1925068 hidayat-nur-wahid-tekankan-bahwa-politik-hanya-sarana-dakwah-FAuCMBVTsf.jpg HNW dan Jazuli (Foto: Bayu/Okezone)

JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid (HNW) meminta kader-kader PKS, khususnya yang telah didaftarkan menjadi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 untuk memahami tujuan yang benar dalam berpolitik.

Saat membuka rapat konsolidasi pimpinan fraksi PKS se-Indonesia, Hidayat mengingatkan politik hanyalah sarana dakwah untuk mencapai tujuan dari dakwah itu sendiri. Menurut Hidayat berpolitik adalah untuk mencerahkan pemahaman umat dan menggerakan pemikiran dan tindakannya ke dalam jalan dakwah.

"Semangat inilah yang harus kita bawa dalam dakwah politik kita melalui partai politik, maupun parlemen. Kita harus bisa membentuk koalisi kebajikan yang berkhidmat bagi kepentingan rakyat, untuk memenangkan keadilan dan mengalahkan kedzoliman," kata Hidayat di Hotel Sahid, Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Wakil Ketua MPR ini mengatakan perlu upaya-upaya serius meraih kemenangan agar PKS bisa lolos parliamentary threshold. Semangat untuk meraih kemenangan, lanjut Hidayat bisa mencontoh kemenangan Perdana Menteri Malaysia Mahatir Mohammad pada Pemilu lalu.

"Dulu waktu PK (Partai Keadilan) kita pernah tidak lolos PT dan itu menyakitkan, tapi itu menjadi triger bagi kemenangan berikutnya," katanya.

Ketua Fraksi PKS DPR yang juga Koordinator Anggota Legislatif Nasional PKS, Jazuli Juwaini mengatakan diperlukan kesiapsiagaan kader PKS untuk bisa memenangkan Pemilu 2019. Setelah bacaleg didaftarkan, Jazuli meminta para bacaleg dan kader PKS untuk segera bekerja agar meraih kemenangan.

"Fraksi PKS pusat dan daerah ini adalah ujung tombak dan garda terdepan perjuangan PKS. Menjelang pemilu 2019 kami pastikan kerja-kerja untuk rakyat akan semakin kuat dan kokoh. Pembelaan terhadap permasalahan rakyat dan umat akan semakin nyata dirasakan," tutur Jazuli.

PKS, kata Jazuli, telah mendaftarkan 538 bacaleg untuk DPR RI di 80 daerah pemilihan dan ribuan bacaleg untuk DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota. Target suara nasional PKS 12 persen dan menjadi partai papan atas membutuhkan kerja-kerja yang kongkrit, fokus, dan terukur. PKS, klaim Jazuli masih solid hingga saat ini.

"Anggota legislatif PKS harus lebih aktif lagi turun ke bawah, silaturahim dengan alim ulama dan habaib, bersinergi dengan ormas dan LSM dalam membangun kepedulian sosial dan mengadvokasi kebutuhan rakyat, serta turut menjaga keindonesiaan. Ingat garis perjuangan Fraksi PKS pro-kerakyatan, pro-keummatan, dan pro-pengokohan nasionalisme Indonesia," pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini