nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cicipi Kopi Tubruk Praktis Tanpa Ampas Racikan Mahasiswa TI Unbraw

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 20 Juli 2018 16:52 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 20 65 1925107 cicipi-kopi-tubruk-praktis-tanpa-ampas-racikan-mahasiswa-ti-unbraw-XcTMpkMMFN.jpg Mahasiswa Universitas Brawijaya Kenalkan Kopi Tubruk Praktis (Foto: ubc.ac.id)

JAKARTA - Kopi tubruk memiliki tempat tersendiri di hati para penikmat kopi karena rasanya yang pekat dan kuat. Namun dalam proses penyeduhannya, kopi tubruk meninggalkan ampas yang bagi sebagian orang dapat menganggu kenyamanan dalam menikmati secangkir kopi.

Oleh karena itu, empat mahasiswa Teknik Industri Universitas Brawijaya (TI-UB) mencoba mengenalkan Grinder Pocket Coffee. Sebuah pengembangan produk kopi tubruk bubuk yang dimasukkan ke dalam pelindung berupa strainer bag (kantong penyaring) agar saat diseduh ampas tidak ikut tercampur.

“Teknik penyeduhan seperti ini telah umum diterapkan oleh beberapa negara maju seperti Jepang, Amerika, dan Belanda. Penyajian produk semacam ini sudah mulai diterapkan di Indonesia. Namun masih kurang dikenal masyarakat luas,” ujar Ketua Tim Grinder Pocket Coffee, Apta Hadyan Sulistijo, seperti dilansir web Prasetya, Jumat (20/7/2018).

 Melihat Lebih Dekat Petani Jemur Buah Kopi Robusta di Semarang

Selain Apta, tim ini terdiri dari Eko Ludvy Zedniawan (TI-UB 2015), Yovi Sephira Damayanti (TI-UB 2015) dan Amalia Ridha Rahmah (TI-UB 2016) dengan bimbingan dosen Dwi Hadi Sulistyarini.

Grinder Pocket Coffee tidak hanya menawarkan cara penyajian yang praktis tetapi juga variasi cita rasa kopi hasil petani lokal Indonesia. Didukung luas lahan tanam kopi Indonesia yang mencapai 1,233 juta hektar (ha) dengan hasil produksi mencapai 691 ribu ton.

Intip Aktivitas Petani Pangalengan saat Memanen Buah Kopi Arabika

“Saat ini biji kopi yang digunakan berasal dari Dampit, kedepannya tim akan mengembangkan produk kopi yang berada diluar kota misalnya Aceh Gayo, Toraja, Merbabu, dan lain-lain,” tutur Apta

Harapnya, para pecinta kopi di Indonesia dapat menikmati bermacam pilihan rasa kopi khas Nusantara dalam satu kotak kemasan. Hal ini juga sebagai upaya untuk mengenalkan kopi tubruk lokal ke dalam tampilan yang lebih praktis dan eksklusif sehingga diharapkan mampu memasuki segmentasi pasar baru.

“Selain itu, manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari meminum kopi tanpa ampas, yaitu mampu mengurangi kandungan kafein yang bisa menimbulkan gejala penyakit jantung,” imbuh mahasiswa asli Bandung itu.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini