nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ketrampilan yang Harus Dimiliki Fresh Graduate Agar Tembus Kerja

Agregasi Cekaja.com, Jurnalis · Sabtu 21 Juli 2018 19:38 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 21 65 1925529 ketrampilan-yang-harus-dimiliki-fresh-graduate-agar-tembus-kerja-98SaG8vHmg.jpg Foto: Tips karir bagi lulusan baru (Shutterstock)

JAKARTA - Bagi seorang fresh graduate, mengandalkan IPK saja untuk mencari pekerjaan tidaklah cukup. Minimnya pengalaman kerja dan keahlian, menjadi alasan utama mengapa para fresh graduate sulit bersaing untuk memperoleh pekerjaan.

Namun tidak perlu khawatir karena dengan berbekal beberapa skill tambahan, fresh graduate bisa cukup bersaing untuk mendapatkan pekerjaan. Keahlian-keahlian ini bisa menjadi modal untuk lebih menonjol dari pesaingnya saat proses perekrutan.

Keterampilan tambahan bisa dipelajari secara otodidak. Namun, ada pula keahlian yang hanya bisa dikuasai dengan bimbingan guru kursus. Berikut beberapa keterampilan tambahan yang penting untuk fresh graduate agar cepat dapat kerja.

Bahasa Asing

Di era globalisasi seperti sekarang, calon tenaga kerja dituntut memiliki kemampuan berbahasa asing. Bahasa kedua yang mesti dikuasai setelah Bahasa Indonesia adalah Bahasa Inggris. Makanya, sebagian universitas mensyaratkan agar mahasiswa mencapai nilai TOEFL tertentu sebelum lulus.

Namun, jika calon tenaga kerja fresh graduate mampu menuturkan lebih dari dua bahasa, maka akan mendapat nilai tambah di mata perekrut. Beberapa bahasa asing yang dibutuhkan di dunia kerja saat ini antara lain Bahasa Mandarin, Bahasa Jepang, dan Bahasa Arab. Keterampilan berbahasa asing bisa diperoleh dengan mengikuti kursus.

Komputer

Hampir semua pekerjaan kantoran dilakukan dengan bantuan komputer. Jadi, wajar saja jika perusahaan mengajukan syarat agar calon tenaga kerja yang akan melamar untuk posisi yang lowong setidaknya menguasai Microsoft Office.

Kebanyakan kandidat biasanya sudah familiar menggunakan Microsoft Office Word. Jika fresh graduate ingin mengungguli kandidat yang lain, maka cobalah mengambil kursus komputer untuk menguasai keterampilan dasar Microsoft Office yang lain seperti Outlook, Power Point, dan Excel.

Desain

Saat ini, tenaga kerja di bidang desain semakin banyak dicari perusahaan. Pasalnya, perusahaan membutuhkan seseorang yang bisa menciptakan desain menarik untuk kebutuhan iklan atau informasi yang efektif agar mengena pada audience. Belakangan, perusahaan tidak hanya mencari calon tenaga kerja khusus desain saja. Perusahaan ingin karyawan yang menggeluti bidang lain juga menguasai sedikit ilmu desain.

Biasanya, mahasiswa yang memiliki ketertarikan pada seni, akan mengulik software desain sampai bisa menguasainya secara otodidak. Beberapa perangkat lunak yang bisa dipelajari fresh graduate antara lain Adobe Photoshop, Adobe Ilustrator, dan Corel Draw. Selebihnya, Anda harus mengandalkan kreativitas.

Digital Marketing

Perusahaan sudah menyadari pentingnya dunia maya untuk memasarkan produk dan jasa. Maka, perusahaan membutuhkan calon tenaga kerja yang memiliki kemampuan terkait digital marketing. Karyawan dengan keahlian khusus ini akan mendapat tugas seperti membuat content digital, mengurus media sosial, situs, dan lain sebagainya.

Untuk meningkatkan keahlian digital marketing, fresh graduate bisa mengambil kursus atau memelajarinya secara otodidak dari buku, video tutorial, atau website khusus. Saat belajar digital marketing, maka Anda harus mencoba membuat blog dan website sendiri, memahami SEO (Search Engine Optimization), dan mengetahui cara menggunakan Google Analytics.

Analisis Data

Data dan angka tidak ada artinya tanpa pengolahan dan analisis. Perusahaan masa kini memerlukan tenaga ahli analisis data untuk bisa memberi masukan dan pertimbangan bisnis berdasarkan data.

Dengan mengasah kemampuan dan pemahaman terhadap ilmu matematika, statistik, dan logika dasar, maka fresh graduate bisa memiliki keahlian analisis data. Untuk memahami cara menganalisis data yang benar, sebaiknya Anda mengambil kelas kursus dengan mentor dan menghindari cara belajar otodidak.

Lulus kuliah bukan berarti Anda boleh berhenti belajar. Selepas bangku kuliah, Anda malah harus menambah berbagai keahlian untuk mendukung pekerjaan di masa mendatang. Keterampilan tambahan ini akan membuat CV Anda yang minim pengalaman kerja lebih berisi.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini