nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menlu RI: UU Negara Bangsa Yahudi Israel Ingkari Hak Warga Palestina

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 23 Juli 2018 14:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 23 18 1926082 menlu-ri-uu-negara-bangsa-yahudi-israel-ingkari-hak-warga-palestina-dR7Tc1nnNB.jpg Menlu Retno Marsudi (Antara)

JAKARTA - Pengesahan Undang-undang (UU) Negara Bangsa Yahudi oleh parlemen Israel pekan lalu telah mengundang reaksi dari dunia internasional mau pun dalam negeri Israel. Banyak pihak menilai UU tersebut telah memecahbelah dan mendiskriminasi warga Arab Israel yang jumlahnya mencapai 20 persen dari total populasi.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi juga turut mengecam pengesahan UU "apartheid" itu. Dia mengatakan, dengan UU tersebut merupakan pengingkaran terhadap hak-hak warga Palestina di Israel.

"Disahkannya UU tersebut telah menafikan hak-hak orang Palestina di Israel dan mengancam penyelesaian konflik berdasarkan two state solution," kata Menlu Retno dalam pernyataan pers bersama usai bertemu Menlu Malaysia, Saifuddin Abdullah di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (23/7/2018).

 

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pada 19 Juli, parlemen Israel atau Knesset telah mengesahkan UU Negara Bangsa Yahudi yang menyatakan bahwa "Israel adalah tanah air bangsa Yahudi yang bersejarah sehingga mereka punya hak eksklusif menentukan nasib sendiri di dalamnya".

Sebagai dampak dari UU tersebut, Israel telah mencabut Bahasa Arab dari daftar bahasa resmi dan menegaskan bahwa Yerusalem yang "utuh dan bersatu" sebagai ibu kota-nya.

UU tersebut telah menerima penolakan dari berbagai kalangan, terutama warga Arab Israel dan negara-negara interasional yang menganggapnya diskrimintaif dan mirip dengan sistem apartheid yang diterapka di Afrika Selatan dari awal abad ke-20 sampai 1990.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini