nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ombudsman Temukan Dugaan Maladministrasi Ujian Nasional dan PPDB 2018

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 26 Juli 2018 16:35 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 26 65 1927741 ombudsman-temukan-dugaan-maladministrasi-ujian-nasional-dan-ppdb-2018-gOY60ODtNH.jpg Ombudsman Duga Ada Maladministrasi pada UN SMP dan SMA (Foto: Taufik Fajar)

JAKARTA - Ombudsman RI telah melakukan pemantauan terhadap penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018. Dalam pemantauan penyelenggaraan UN di tingkat SMP dan SMA, Ombudsman menemukan dugaan beberapa maladministrasi. 

Anggota Ombudsman Ahmad Suaedy mengatakan, dugaan maladministrasi itu terjadi seperti tidak memberikan layanan dalam hal keterbatasan ruang ujian, terjadinya server dan gangguan listrik.

"Serta keterbatasan komputer di beberapa daerah pada ujian nasional," ujar Suaedy Kepada Wartawan di kantor Ombudsman RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (26/7/2018).

Pelaksanaan Ujian SBMPTN 2018 di Sejumlah Daerah di Tanah Air

Selain itu, lanjut dia, pihaknya menerima banyak aduan pada saat penerimaan peserta didik baru tahun 2018. Di mana aduan itu, terkait zonasi dan penggunaan surat keterangan tidak mampu (SKTM).

"Kita Ombudsman, menemukan penerapan sistem zonasi belum sepenuhnya dipahami oleh pemerintah daerah, seperti di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, masih banyak sekolah yang bingung dalam menentapkan area yang menjadi wilayah zonasi sekolahnya," tuturnya.

Melihat Kesiapan Siswa SMA 68 Jakarta Sebelum Mengerjakan Soal Ujian Nasional Berbasis Komputer

Dia menjelaskan, untuk permasalahan SKTM itu, terjadi di beberapa daerah, seperti di Jawa Barat, Jakarta, Jawa Tengah dan Yogyakarta.

"Di Jawa Tengah ditemukan bahwa SKTM yang diterbitkan oleh kelurahan tidak dilakukan verifikasi, hanya berdasarkan dari pengakuan pemohon dan surat keterangan RT/RW, tanpa melakukan pengecekan lapangan," pungkasnya.

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini