Masih Misterius, Ini Kronologi Hilangnya Kain Kafan Janji

Syaiful Islam, Okezone · Minggu 29 Juli 2018 23:14 WIB
https: img.okezone.com content 2018 07 29 519 1929039 masih-misterius-ini-kronologi-hilangnya-kain-kafan-janji-B3an7HE3wu.jpg Ilustrasi

SURABAYA - Kabar hilangnya tiga tali kain kafan pada jenazah Janji (56) warga Desa Medalem, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo, Jatim membuat masyarakat sekitar heboh. Sebab di zaman modern ini masih ada pelaku pencurian terhadap tali kain kafan.

Kasus hilangnya tali kain kafan sendiri berawal ketika ada salah seorang petani bernama Suryat pulang dari memanen sawi di ladang. Sang petani melintas di pinggir jalan sekitar areal pemakaman Janji. Di tengah perjalanan, Suryat terjatuh karena kesandung batu.

Lalu dia melihat ada yang aneh pada kaburan almarhum Janji. Kondisi makam tidak seperti pada umumnya. Dimana seperti baru saja ada yang menggali. Selanjutnya Suryat melaporkan temuan itu pada kerabat almarhum Janji yakni Mujiono.

Kemudian Mujiono menceritakan hal itu pada istri almarhum Janji, Buarah. Mendapat laporan itu, Buarah kaget. Buarah pun bersama anak-anaknya beserta perangkat desa setempat mendatangi kuburan almarhum Janji.

Sesampai di lokasi, Buarah terkejut melihat kondisi makam tersebut. Pasalnya, seperti baru saja ada yang menggali. Semehari sebelumnya kondisi kuburan baik-baik saja. Akhirnya mereka membongkar makam tersebut untuk memeriksa apa yang terjadi.

"Ternyata setelah dibongkar, saya bersama keluarga dan aparat desa melihat tiga tali kain kafan mayat suami saya, mulai bagian atas kepala, perut dan kaki, semua talinya tidak ada," terang Buarah.

Buarah meyakini hilangnya tiga tali kain kafan pada jenazah suaminya dicuri oleh sesorang. Di sekitar lokasi ada bekas kaki, disinyalir itu merupakan bekas kaki pelaku pencurian tiga tali kain kafan.

"Saya yakin pencurian tiga ikat tali terjadi pada Jumat 27 Juli 2018, sehari setelah tidak dijaga keluarga. Karena terakhir dijaga pada Kamis 26 Juli 2018 malam. Dan ketahui pada Sabtu kemarin," ucap Buarah, Minggu (29/7/2018).

Kemudian hilangnya tiga tali kain kafan ini dilaporkan ke polsek Tulangan, Sidoarjo untuk diselidiki. Sehingga pelakunya diketahui, dan kasus serupa tidak terulang kembali di masa mendatang.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini