nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Anak Bangsa Jadi Delegasi di Asia Student Summit 2018

Rafida Ulfa, Jurnalis · Minggu 29 Juli 2018 13:05 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 07 29 65 1928890 dua-anak-bangsa-jadi-delegasi-di-asia-student-summit-2018-YGAAVLBTEo.jpg Rufidatid Darojatul Firdausiyah dan Maulida Farahditaningtyas (Foto: Dok. Humas Unair)

SURABAYA - Mahasiswa Indonesia berhasil meraih penghargaan sebagai Best Team Presentation dalam acara Asia Student Summit 2018 yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan pada 16-20 Juli 2018. Adapun acara tersebut bertema “Developing the Next Generation of Leaders in Asia”.

Perwakilan dari Indonesia yaitu Bilqis Maulida Farahditaningtyas mahasiswa dari Universitas Airlangga, Surabaya. Esai yang membawanya meraih prestasi tersebut adalah mengenai wajib militer yang berlaku di Korea Selatan.

Dalam pengerjaan penelitian tersebut, tim memutuskan untuk mencari responden yang terdiri dari empat responden yakni dua responden muda, serta dua responden yang sudah berumur.

"Dari hasil responden terdapat perbedaan pendapat, pihak yang sudah berumur merasa tidak keberatan dengan adanya wamil karena untuk mengabdi pada negara. Sementara pihak yang masih muda merasa keberatan karena ketika melakukan wamil, gaji yang didapat lebih kecil dari gaji yang didapat ketika kerja diluar." ujar Bilqis seperti yang dikuti dalam laman resmi Unair, Minggu (29/7/2018).

Tak hanya Bilqis yang mengikuti acara internasional yang belangsung di Korea Selatan tersebut. Ada juga mahasiswa lainnya yakni Rufidatid Darojatul Firdausiyah.

 

(foto: indiatimes)

Meskipun, Rufidatid belum berhasil meraih penghargaan, dirinya mengaku mendapat banyak pelajaran baru melaui esainya mengenai budaya minum-minum (mabuk) di Korea Selatan.

“Karena dalam pengerjaan esai tersebut, saya menjadi tahu terkait sejarah budaya minum-minum tersebut, dan perbandingan budaya minum-minum di zaman sekarang dan lampau,” jelasnya. (yau)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini