nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pesawat Trike Aquilla PK-S 156 Mendarat Darurat di Perairan Wakatobi

Asdar Zuula, Jurnalis · Senin 30 Juli 2018 03:06 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 07 30 340 1929054 pesawat-trike-aquilla-pk-s-156-mendarat-darurat-di-perairan-wakatobi-fpHAfhhYO5.jpeg

WAKATOBI - Pesawat Trike Aquilla PK-S 156, melakukan pendaratan darurat (Emergency Landing), di perairan dangkal, Desa Sombano, SPTN Wilayah II Kaledupa Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (29/07/2018), pukul 08.25 Wita.

Pesawat yang diterbangkan, pilot Hendrawan, S.P. (Polhut Pelaksana Lanjutan), berangkat dari Bandara Matahora pukul 07.20 Wita, rute SPTN Wilayah I Wangi-Wangi di Karang Gurita - SPTN Wilayah II Kaledupa di Zona Pariwisata Hoga, Zona Perlindungan Bahari Mangrove Desa Burangan, Sandi, Hutan Mangrove Kasuari, serta Zona Pariwisata Mantigola.

Kronologis yang diterima Kantor Basarnas Kendari, pada pukul 08.10 Wita, setelah dari Hutan Mangrove Kasuari, menuju Zona Pariwisata Mantigola, pesawat terbang rendah, pada ketinggian 500 feet di atas permukaan laut, namun mengalami masalah pada mesin, pesawat tidak dapat naik pada ketinggian 1.000 feet di atas permukaan laut. Beberapa menit kemudian, instrumen radio/perangkat komunikasi tidak berfungsi (mati).

Saat itu, pilot berusaha memperbaiki mesin dan kabel pesawat, namun mesin tetap tidak stabil, sehingga diputuskan mencari lokasi pendaratan darurat di sekitar Desa Sombano, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan diperjalanan, apabila kembali ke Bandara Matahora.

"Terdapat dua pilihan lokasi pendaratan darurat yaitu lapangan bola di Desa Sombano dan perairan dangkal Desa Sombano. Berdasarkan pertimbangan stabilitas kondisi mesin dan keamanan masyarakat sekitar lokasi pendaratan, maka diputuskan untuk mendarat di perairan dangkal Desa Sombano dengan ketinggian air ± 70 cm" jelas Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wakatobi, Union, S.P.

Pukul 08.25 WITA dilakukan pendaratan darurat sesuai dengan rencana dan pilot beserta tenaga potret udara dalam kondisi selamat.

Menurut Union, setelah pendaratan darurat, pilot melaporkan kejadian pendaratan darurat, kepada rekannya, untuk berkoordinasi dengan pihak Air Traffic Controller (ATC) Bandara Matahora, serta berkoordinasi dengan pihak terkait untuk bantuan evakuasi.

Seksi Pengelolaan TN Wilayah II Kaledupa bersama warga setempat, membantu melakukan evakuasi pesawat, ke Desa sekitar, untuk pembongkaran dan buka sayap, selanjutnya dibawa ke kantor SPTN Wilayah II Kaledupa.

Akibat pendaratan darurat, sayap pesawat Trike Aquilla PK-S 156, Layar pesawat robek, mesin pesawat mati, Nose bar patah, sementara kondisi bagian lainnya dalam keadaan baik.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini