Direkom Ijtima Ulama Jadi Cawapres, Elektabilitas UAS dan Salim Segaf Rendah

Bayu Septianto, Jurnalis · Senin 30 Juli 2018 10:43 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 07 30 605 1929161 direkom-ijtima-ulama-jadi-cawapres-elektabilitas-uas-dan-salim-segaf-rendah-SLhx839Wy7.jpg Ustaz Abdul Somad (Istimewa)

JAKARTA - Forum Ijtima ulama merekomendasikan Salim Segaf Aljufri dan Ustaz Abdul Somad (UAS) sebagai calon wakil presiden (cawapres) pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Pengamat politik dari dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno menilai rekomendasi tersebut tak realistis.

Pasalnya, elektabilitas Abdul Somad dan Salim Segaf yang juga Ketua Majelis Syuro PKS masih tergolong rendah sehingga justru membuka peluang bagi Joko Widodo meraih kemenangan di Pilpres 2019.

"Elektabilitas Ustaz (Abdul) Somad atau (Salim) Segaf cukup rendah. Bahkan namanya tak pernah muncul dalam survei. Politik itu butuh kalkulasi rasional bukan emosional sesaat," jelas Adi kepada Okezone, Senin (30/7/2018).

 

Adi Prayitno (Okezone)

Adi juga menilai rekomendasi ini bisa menutup peluang Partai Demokrat untuk memasangkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres untuk Prabowo. Menurut Adi, agar bisa meraih kemenangan, koalisi yang masih dibangun oleh sejumlah partai politik ini bisa memasangkan AHY menjadi cawapres Prabowo.

"AHY pasangan yang relatif bisa berkontribusi ke elektabilitas Prabowo," kata Adi.

Bila benar terwujud, Adi berharap kelegaan hati Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerima keputusan ini demi bisa memenangkan pertarungan di Pilpres 2019.

"PKS harus realistis dan legowo karena sembilan jagoan yang ditawarkan ke Probowo elektabilitasnya rendah. Kalau mau menang harus hilangkan ego sektoralnya," pungkasnya.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini