nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PN Jaksel Bubarkan JAD karena Terbukti Jadi Organisasi Teroris

Badriyanto, Jurnalis · Selasa 31 Juli 2018 10:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 07 31 337 1929677 pn-jaksel-bubarkan-jad-karena-terbukti-jadi-organisasi-teroris-gi3DpUndb5.jpg Sidang vonis JAD di PN Jakarta Selatan (Badriyanto/Okeozne)

JAKARTA – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan membekukan atau membubarkan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) karena terbukti sebagai organisasi yang melakukan terorisme dan berafiliasi ke ISIS.

Dalam sidang putusan di PN Jaksel, Selasa (31/7/2018), tergugat JAD diwakili pimpinannya Zainal Anshori alias Abu Fahry alias Qomaruddin bin M. Ali menghadap hakim. Majelis sepakat dengan tuntutan jaksa penuntut.

"Menyatakan terdakwa JAD yang diwakili pengurus atas nama Zainal Anshori telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana terorisme dilakukan oleh atau atas nama suatu korporasi," kata Hakim Ketua Aris Bawono dalam amar putusannya.

Majelis hakim juga menjatuhkan hukuman kepada JAD untuk membayar denda sebesar Rp5 juta dan membubarkan JAD karena telah terbukti berafiliasi dengan teroris jaringan internasional seperti ISIS, Al-Dawla Al-Sham (DAESH) atau Islamic State of Iraq and Levant atau Islamic State (IS).

Pengamanan sidang JAD (Harits/Okezone)

"Menetapkan barang bukti yaitu satu unit telepon seluler, satu bungkus plastik alat bukti dikembalikan ke penuntut umum untuk dijadikan barang bukti perkara lain, membebankan biaya perkara sebesar Rp5 ribu," kata hakim Aris.

JAD dinyatakan melanggar Pasal 17 Ayat 1 dan Ayat 2 juncto Pasal 6 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme sebegaimana telah ditetapkan menjadi Undang-Undang Repubik Indonesia Nomor 15 Tahun 2003 dalam surat dakwaan pertama.

"Itulah putusan kami, sama dengan tuntutan JPU," kata hakim Aris diakhiri dengan ketok palu.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini