nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelican Crossing di Bundaran HI Sudah Berfungsi, Apa Kata Pejalan Kaki?

Achmad Fardiansyah , Jurnalis · Rabu 01 Agustus 2018 11:27 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 01 338 1930227 pelican-crossing-di-bundaran-hi-sudah-berfungsi-apa-kata-pejalan-kaki-65uisV16nj.jpeg Pejalan kaki menyeberang di pelican crossing Jalan MH Thamrin dekat Bundaran HI, Jakarta (Achmad/Okezone)

JAKARTA – Jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan MH Thamrin dekat Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat sudah dibongkar, digantikan pelican crossing. Bagaimana komentar warga yang menggunakan jalur penyeberangan yang dilengkapi tombol dan lampu lalu lintas itu?

"Sebenarnya enak juga ada (pelican crossing) ini, jadi enggak usah naik turun tangga (JPO)," kata Randi, seorang karyawan swasta, kepada Okezone di Jalan MH Thamrin, Selasa (1/8/2018).

Bagi Randi pelican crossing lebih sederhana karena tidak menghabiskan banyak energi untuk naik seperti JPO dan lebih ramah terhadap disabilitas.

Tapi, dia berharap pelican crossing dibangun jaraknya jangan terlalu jauh antara satu dengan yang lainnya agar memudahkan pejalan kaki menyeberang. "Jangan jauh-jauh jaraknya," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan Yusuf, pejalan kaki lainnya. Pelican crossing di Bundaran HI, kata dia, lebih aman karena saat menyeberang dikawal oleh petugas.

 

Pelican crossing (Achmad/Okezone)

"Ini lebih aman, selain memudahkan keamanan juga terjamin karena diseberangin oleh petugas," ucap Yusuf.

Warga lainnya, Irwan mengaku menggunakan pelican crossing lebih menghemat waktu dan energi saat menyeberang karena tidak perlu naik tangga. "Lebih hemat waktu dan energi juga," tuturnya office boy sebuah instansi itu.

Hingga hari ini, pelican crossing di Bundaran HI masih dijaga petugas Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta yang sekaligus membantu pejalan kaki menyeberang. Dalam sehari, ratusan orang menyeberang di jalur tersebut.

"Saya baru dua hari, kemarin satu hari saya nyebrangin ada lah ratusan pejalan kaki," kata Indri, seorang petugas Dishub.

Indri membeberkan dalam satu kali menyebrangkan pejalan kaki harus menunggu selama 21 detik untuk memestikan kendaraan berhenti di garis zebra cross.

 

JPO Bundaran HI saat dirobohkan (Dede/Okezone)

"Jadi pejalan kaki ini hanya diberi waktu 12 detik untuk nyeberang sedangkan untuk menunggu pejalan kaki perlu meyempatkan waktu 21 detik," ungkap Indri.

Indri menuturkan untuk sementara waktu, pejalan kaki tidak diperkanan terlebih dahulu menekan tombol pelican crossing. "Sementara waktu hanya petugas nekan ini (tombol pelican), karena kita harus lihat juga lampu yang diseberang sana merah atau hijau. Jadi kita dulu yang mengatur," tutup Indri

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini