nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Universitas Brawijaya Kolaborasi dengan Bapeten Kembangkan Teknologi Nuklir

Taufik Fajar, Jurnalis · Minggu 05 Agustus 2018 17:42 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 05 65 1932072 universitas-brawijaya-kolaborasi-denga-bapetan-kembangkan-teknologi-nuklir-f5LBcDpJEO.jpg Ilustrasi Pembangkit Listrik (Foto: Reuters)

JAKARTA- Rektor Universitas Brawijaya (UB), Nuhfil Hanani, mengatakan, bahwa stigma masyarakat terkait tentang hal berbau nuklir pastilah bersifat destruktif. Maka itu, UB melakukan kerjasama dengan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN), untuk menghapus stigma masyarakat tersebut.

"Kita (UB), ingin menggunakan sisi lain dari nuklir yang sangat berguna bagi kemaslahatan manusia lewat kerjasama dengan BAPETEN," ujar Nuhfil seperti yang dikutip oleh UB, Minggu (5/8/2018).

Dia menjelaskan, untuk kerjasama dengan BAPETEN itu, UB akan mencoba membantu untuk mengembangkan penelitian penggunaan teknologi nuklir bersama-sama.

"Kita bersama-sama akan kembangkan penelitian penggunaan teknologi nuklir itu," tuturnya.

Tingkatkan Kesadaran Hukum Pengguna Tenaga Nuklir

Sementara itu, Kepala BAPETEN Jazi Eko lstiyanto, menyatakan pihaknya menginginkan banyak kerjasama dengan berbagai Perguruan Tinggi (PT). Karena kerjasama dengan PT akan banyak menghasilkan inovasi dibandingkan dengan birokrasi pemerintah. 

Jazi jiga berharap akan muncul tenaga ahli dari PT untuk melatih operasional teknologi kenukliran. SKN memiliki visi mengenalkan bidang ketenaganukliran kepada stakeholder dan masyarakat yang lebih luas. 

"Seperti instansi, akademisi, pemerhati, asosiasi profesi, sehingga dapat menjadi isu nasional," ungkapnya.

 

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini