nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangunan Rumah Sakit Rusak Dampak Gempa Lombok, Pasien Dirawat di Selasar

Agregasi Balipost.com, Jurnalis · Senin 06 Agustus 2018 09:34 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 06 340 1932260 bangunan-rumah-sakit-rusak-dampak-gempa-lombok-pasien-dirawat-di-selasar-TKyd8a7bTI.jpeg Pasien dirawat di selasar rumah sakit akibat bangunan rusak dampak gempa Lombok (Foto: Balipost)

AMLAPURA – Sejumlah ruangan di lantai tiga Jaya Kusuma, Rumah Sakit Karangasem, mengalami kerusakan pascagempa 7,0 SR yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Minggu 5 Agustus. Atas kondisi itu, puluhan pasien sementara terpaksa di rawat di selasar.

Berdasarkan pantauan di RS Karangasem, Senin (6/8/2018), puluhan pasien yang menempati ruangan di lantai tiga RSUD terpaksa harus menjalani perawatan di salasar. Pihak rumah sakit terpaksa melakukan hal ini karena ruangan yang ditempati pasien ambrol.

Kendati dirawat di selasar, petugas medis tetap memberikan pelayanan secara maksimal.

Di lantai 3, sejumlah tembok terlihat retak-retak. Begitu juga dengan sejumlah keramik yang menempel di tembok juga lepas. Di lokasi juga terlihat sejumlah petugas membersihkan pusing-pusing bangunan yang ambrol.

Direktur RSUD Karangasem, I Wayan Suardana, mengatakan, pada malam saat terjadinya gempa pihak rumah sakit kedatangan pasien korban akibat gempa sekitar 20 pasien. Lima pasien di antarannya mengalami luka berat karena patah tulang, trauma pada tulang belakang dan lainnya. Sementara 15 pasien luka ringan.

Dari pasien itu empat menjalani perawatan di RSUD. Sedangkan satu pasien kita rujuk ke RS Sanglah Denpasar.

Suardana mengatakan, khusus di RSUD Karangsem sejumlah gedung bangunan mengalami kerusakan.

“Jadi ada sekitar 33 pasien sementara ini menjalani perawatan di selasar. Nanti untuk ruangan lantai dua dan tiga tidak akan kita fungsikan sampai kondisi benar-benar kondusif. Semua pasien ini akan kita tempatkan di lantai satu,” ujar Suardana.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini