nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mahasiswa UGM Ini Termuda, Namanya Nur Wijaya Berusia 15 Tahun

Kuntadi, Jurnalis · Senin 06 Agustus 2018 20:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 06 65 1932686 mahasiswa-ugm-ini-termuda-namanya-nur-wijaya-berusia-15-tahun-fZ8tw5QQi4.jpg Nur Wijaya Jadi Mahasiswa Termuda UGM (Foto: Kuntadi)

YOGYAKARTA - Nur Wijaya Kusuma yang berusia 15 tahun 6 bulan menjadi mahasiswa termuda yang diterima oleh Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta pada tahun akademik 2018/2019. Dia merupakan mahasiswa Departemen Teknik Elektro Fakultas Teknik melalui jalur SNMPTN.

Nur Wijaya merupakan anak tunggal pasangan Sapta Kusuma Brata dan Uswatun. Dia tinggal di Jalan Jl. Padjajaran Timur II No.24 Sumber Solo dan menyelesaikan pendidikan di Surakarta.

Semenjak sekolah, Nur Wijaya mengikuti kelas akselerasi dari jenjang Sekolah Dasar (SD) sampai dengan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Di Bangku SD, dia mengikuti pendidikan selama lima tahun tepatnya di SD 16 Surakarta. Sedangkan di SMP 9 Surakarta dan SMA 2 Surakarta dilakoninya dua tahun saja.

"Dari SD sampai SMA ikut kelas akselerasi," ujarnya disela upacara mahasiswa baru di lapangan Graha Sabha Pramana (GSP) UGM, Senin (6/8/2018).

Menurutnya, sekolah di kelas akselerasi bukanlah hal yang mudah. Dia harus rajin belajar agar tidak ketinggalan dalam pelajaran. Setiap hari Senin sampai dengan Sabtu dia akan fokus ujian. Barulah ketika hari Minggu dia bersantai dan memanfaatkan untuk bermain dengan rekan yang usianya masih sebaya.

"Saya sangat senang diterima di UGM. Ayah saya lulusan Teknik Nuklir UGM juga," ujarnya.

Diterima di UGM, merupakan kebanggan setiap mahasiswa. Namun Nur Wijaya justru menganggap itu hal biasa. Dia merasa apa yang ada di dirinya wajar-wajar saja. Kebetulan saja dia beruntung. Itu semua tidak lepas dari kerja keras dan doa dari orang tua.

Disinggung sekolah dengan teman yang usianya lebih tua, Nur Wijaya mengaku sempat minder. Namun lama-kelamaan rasa itu bisa hilang dengan sendirinya. Kuncinya dia terus berusaha dna menyesuaikan dengan lingkungan pergaulan.

"Pastilah awalnya minder. Tetapi dengan menyesuaikan lingkungan semuanya akan biasa," jelasnya.

Dia sengaja memilih jurusan Jurusan Teknik Elektro karena jurusan ini memiliki prospek kerja yang menjanjikan di masa depan. Dia mentargetkan bisa selesai dan lulus selama 3 tahun.

"Saran orang tua diminta untuk melanjutkan S2 biar saat kerja tidak terlalu muda," ujarnya. 

 

(feb)

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini