nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kapolres Paniai Bantah Keluarkan Pernyataan 2 Anggota TNI Tewas Diserang KKSB

Chanry Andrew S, Sindo TV · Selasa 07 Agustus 2018 06:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 07 340 1932790 kapolres-paniai-bantah-keluarkan-pernyataan-2-anggota-tni-tewas-diserang-kksb-6Llx4U0tWT.jpg Foto Ilustrasi shutterstock

JAKARTA - Kapolres Paniai AKBP Supriagung membantah mengeluarkan pernyataan ke media bahwa dua anggota TNI tewas diserang Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) saat mengawal tim survei PLN di Kabupaten Paniai, Papua.

"Tidak ada itu, salah kutip itu, tidak benar itu, saya tidak menyampaikan hal itu," kata Supriagung saat diminta klarifikasi oleh Okezone, Senin (6/8/2018) malam.

Supriagung keberatan dengan berita berjudul "2 Anggota TNI Tewas Diserang Kelompok Bersenjata di Papua" yang ditayangkan Okezone di kanal News-Nusantara, Senin 6 Agustus 2018 pukul 14.53 WIB.

Berita tersebut dikutip dari Kantor Berita Antara. Sebagai media yang berlangganan Antara, Okezone juga menuliskan sumber asal berita tersebut.

(Baca: 2 Anggota TNI Tewas Diserang Kelompok Bersenjata di Papua)

 penembakan

Supriagus mengaku tidak pernah mengeluarkan statemen seperti itu ke media.

"Saya tidak pernah menyampaikan hal itu pak, saya ini ada di Jayapura kebetulan dari kemarin, saya tidak menyampaikan hal itu," ujar Supriagus.

"Memang mbak Eva (wartawan Antara) telepon saya, bahkan dia menanyakan bisa dapat bocoran enggak, saya tidak bisa memberikan statemen karena itu instansi lain, punya bagian masing-masing, saya bilang begitu," lanjutnya.

(Baca juga: Kapendam XVII Cenderawasih: Tak Ada Prajurit yang Tewas saat Diserang KKSB)

Karena merasa keberatan dengan pemberitaan tersebut, Supriagus bersama tim humasnya bersiap mensomasi media.

Supriagus kembali membenarkan dihubungi wartawan menanyakan soal informasi penyerangan oleh KKSB.

"Tapi saya bilang, mbak saya ada di Jayapura, saya tidak bisa memberikan statemen, yang jelas memang ada kejadian itu tapi tidak memakan korban gitu lho. Saya tidak mengeluarkan statemen meninggal kok," tukasnya.

 penembakan

"Inikan (korban) anggota TNI sehingga kita mau masuk pun sulit gitu. yang jelas memang di kampak ada di bagian kepala, kening, kaki dua orang anggotanya itu," jelas dia.

Tapi, Supriagus menegaskan bahwa tidak ada yang meninggal dunia.

"Saya tidak mengeluarkan statemen itu, bahkan saya berkoordinasi dengan humas kemudian Dir Intel dari siang jam satu, saya menyampaikan dan korban itu saja, luka-luka. "

Dia mengaku kaget namanya ditulis sebagai narasumber membenarkan dua anggota TNI meninggal dunia.

"Yang jelas saya tidak mengeluarkan statemen itu, ya memang pertama kali yang telepon saya mbak Eva," ujarnya.

Supriagus merasa nama baiknya tercemar, bahkan dia mengaku ditegur atasannya usai berita tayang di beberapa media.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini