nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gempa Lombok, UI Kirim Tim Medis dan Tanggap Darurat ke Lombok

Wahyu Muntinanto, Jurnalis · Selasa 07 Agustus 2018 15:56 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 07 65 1933050 gempa-lombok-ui-kirim-tim-medis-dan-tanggap-darurat-ke-lombok-ThUZIoGeWC.jpg Gempa Lombok (Foto: Okezone)

DEPOK - Pascagempa 7,0 SR yang terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Universitas Indonesia (UI) mengirimkan tim bantuan UI Peduli untuk bencana Gempa sejumlah tujuh orang.

Ketujuh orang itu akan melakukan pemetaan awal lokasi bencana dan turut membantu pelayanan medis dan bergabung dengan Tim PAPDI (Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia) Cabang Lombok.

Tim UI Peduli Gempa Lombok dikoordinasikan oleh Direktorat Riset & Pengabdian Masyarakat (DRPM) UI. Rombongan UI Peduli ini rencananya berangkat dari Bandara Halim Perdanakusuma pada Selasa (7/8/2018).

Korban Gempa di NTB Terus Bertambah, Data Sementara BNPB: 98 Orang Meninggal Dunia 

"Ini adalah upaya respons cepat dari kami terhadap bencana di Lombok yang telah memakan korban jiwa hingga kini mencapai 99 orang. Setelah tim asesmen berangkat melihat secara langsung lokasi bencana dan memetakan kebutuhan bantuan, maka tim besar akan kembali berangkat dari kampus UI pada 10 Agustus 2018," kata Direktur DRPM UI Heri Hermansyah, Selasa (7/8/2018).

Saat berada di Lombok, tim UI Peduli akan berkonsentrasi di dua klaster yaitu Klaster Kesehatan terkait dengan pelayanan medis dan Klaster Pengungsian dan Perlindungan terkait dengan sanitasi dan air bersih serta layanan psikososial dan identifikasi bangunan yang masih berdiri.

Korban Gempa di NTB Terus Bertambah, Data Sementara BNPB: 98 Orang Meninggal Dunia 

"UI Peduli mengirimkan dokter umum dan dokter spesialis penyakit dalam serta tim Resimen Mahasiswa UI dengan kualifikasi siap untuk fase tanggap darurat. Selain itu, dosen FTUI, Dr. Chairul Hudaya juga memberikan bantuan berupa Tabung Listrik (TaLis) – hasil inovasinya – untuk membantu distribusi listrik ke daerah-daerah bencana di Lombok. Dengan alat ini, distribusi listrik dapat dilakukan dengan mudah tanpa bergantung dari kabel dan transmisi pembangkit tenaga listrik," jelasnya.

Korban Gempa di NTB Terus Bertambah, Data Sementara BNPB: 98 Orang Meninggal Dunia 

Nantinya tim UI Peduli yang berangkat akan melaksanakan proses rapid assestment, ini adalah sebuah proses pemetaan permasalahan di suatu daerah melalui proses survei lapangan, wawancara, dan angket yang nantinya akan menjadi dasar perencanaan.

"Perencanaan ini bisa dalam jangka menengah dan panjang serta menjadi landasan untuk tim berikutnya di dalam menyiapkan kebutuhan masyarakat di lokasi bencana," pungkasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini