nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mobil Listrik Tak Kena Ganjil Genap, Bisakah Diterapkan di Indonesia?

Mufrod, Jurnalis · Kamis 09 Agustus 2018 06:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 08 15 1933798 mobil-listrik-tak-kena-ganjil-genap-bisakah-diterapkan-di-indonesia-RpFVO2Mp8L.jpg Mobil listrik produksi Indonesia (Foto: Okezone)

TANGERANG – Peraturan ganjil-genap pada plat nomor kendaraan yang saat ini gencar dilakukan pemerintah bertujuan untuk mengurangi angka kemacetan dan tentunya bisa mengurangi polusi udara di wilayah DKI Jakarta.

Di beberapa negara seperti China dan Mexico justru telah memberlakukan peraturan ini sebelum masuk ke Indonesia. Bahkan di China sendiri, pemerintah setempat memberi kompensasi diluar harga murah terhadap pemilik kendaraan bertenaga listrik.

“Cara tersebut bisa dilakukan di Indonesia, dimana pemerintah selain memberikan kompensasi untuk subsidi harga mobil listrik. Pemberlakukan peraturan ganjil genap juga bisa dihapuskan untuk pengguna mobil listri,” papar Henrik Wigermo, Head of Governmental Affairs BMW South East Asia (ASEAN)

Dirinya menambahkan, dengan adanya kelonggaran terhadap peraturan ganjil genap untuk mobil listrik, juga bisa mampu memuluskan program pemerintah setempat yang saat ini juga fokus terhadap kualitas udara di wilayahnya dan tengah menjadi isu dunia. Jumlah kendaraan listrik dipastikan akan terus bertambah.

BMW sendiri menjadi salah satu produsen automotif di Indonesia yang cukup genjar mengkampanyekan mobil ramah lingkungan. Tidak hanya melalui mobil saja, namun produsen Jerman ini juga membangun iklim lingkungan terhadap kepentingan mobil listrik di tanah air.

Saat ini BMW juga telah memiliki mobil hybrid i8, dan menjadikan i series sebagai jajaran kendaraan ramah lingkungan bagi konsumen di Indonesia. Tak heran hingga akhir 2017, BMW telah berhasil menjual lebih dari 200 ribu unit kendaraan listrik dan plug in hybrid kepada pelanggannya di seluruh dunia.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini