nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suzuki Tengah Kembangkan Teknologi Hybrid untuk Swift

Mufrod, Jurnalis · Kamis 09 Agustus 2018 13:16 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 09 15 1934027 suzuki-tengah-kembangkan-teknologi-hybrid-untuk-swift-JvpvolIeFe.JPG Perkenalan Suzuki Swift hybrid (foto: Okezone)

TANGERANG – Teknologi mobil hybrid yang telah lama diperkenalkan untuk pasar Indonesia, baru dillirik produsen Suzuki, perkenalannya pun berlangsung di pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang berlangsung 2-12 Agustus 2018.

Tampil sebagai kendaraan konsep, all new Swift All New Swift Strong Hybrid, hatchback dengan perpaduan dua tenaga yang memaksimalkan performa mobil namun tetap ramah lingkungan.

“Kami menyadari bahwa kebutuhan mobil yang ramah lingkungan dan rendah emisi akan semakin penting untuk masa depan. Karenanya, kami memperkenalkan konsep Suzuki All New Swift Strong Hybrid dalam ajang GIIAS 2018 sebagai bentuk kesiapan kami untuk menghadirkan mobil ramah lingkungan dan emisi rendah di Indonesia,” ujar Yulius Purwanto, Head of 4W Product Development

All new Swift Strong hybrid sendiri pertama kali diperkenalkan pada tahun 2017 di Jepang, sistem perpaduan Dual Jet Engine dan Motor Generator Unit (MGU). Dual Jet Engine merupakan mesin kemudi kompak yang langsung memberikan tenaga besar, sedangkan MGU merupakan motor penggerak untuk membantu kinerja mesin. Dengan tetap menjaga handling khas Swift, sistem ini mengombinasikan efisiensi bahan bakar hingga 32 km/L dan sensasi berkendara secara langsung berkat duet mesin Dual Jet Engine dan MGU.

Dengan perpaduan Dual Jet Engine dan MGU yang disematkan pada All New Swift Strong Hybrid ini menawarkan dua jenis mode mengemudi. Pengendara dapat memilih antara berkendara dengan kecepatan tinggi (Standard Mode) ataupun mengemudi dengan efisiensi bahan bakar dengan EV (Electric Vehicle) driving.

Pada saat kecepatan dibawah 80 km/ jam atau kecepatan konstan MGU membantu menghentikan mesin secara otomatis dan mengubahnya menjadi EV (Electric Vehicle). Namun ketika kecepatan dinaikkan atau pergantian gigi secara bertahap mesin akan bekerja dan MGU membantu kinerja mesin untuk menambah kecepatan. Sedangkan Pada saat kecepatan berkurang, motor akan menghasilkan listrik yang digunakan untuk men-charge Battery (Li-thium).

Suzuki juga berkontribusi terhadap pengembangan mobil listrik nasional yang dilakukan oleh tim Arjuna Universitas Gajah Mada.

pada kesempatan kali ini Suzuki mengundang tim mobil listrik Arjuna dari Universitas Gajah Mada, Yogyakarta yang akan mengikuti pertandingan Formula Student Automotive Engineer - Australasia (FSAE-A) 2018 di Melbourne, Australia. Ajang ini merupakan kompetisi internasional kedua dimana Tim Arjuna menjadi satu-satunya peserta dari Indonesia.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini