nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wuling Jawab Keraguan Konsumen Indonesia Melalui Teknologi

Mufrod, Jurnalis · Kamis 09 Agustus 2018 15:57 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 08 09 15 1934140 wuling-jawab-keraguan-konsumen-indonesia-melalui-teknologi-nIOeE8dOTL.jpeg Booth Wuling Motors (foto: Okezone)

TANGERANG – Sejak melakukan peletakkan batu pertama pembangunan pabrik di Indonesia, SAIC GM Wuling (SGMW) atau dikenal dengan Wuling Motors, mendapat tantangan besar terhadap kualitas produk mobilnya yang akan dipasarkan untuk Indonesia.

Tantangan ini muncul mengingat masyarakat Indonesia telah nyaman dengan produk Jepang yang telah mengakar dan mampu memberikan bukti pelayanan, terutama kualitas produk mobilnya yang telah diakui oleh konsumennya di Indonesia. Masuknya merek baru terlebih dari negeri tirai bambu tentu menjadi jalan berliku untuk meluruskan penilaian tersebut.

Jawaban terhadap keraguan konsumen di Indonesia ternyata mulai terjawab, selama setahun berada di pasar Indonesia, Wuling Motors mampu membuktikan tantangannya dengan meluncurkan dua produk andalannya Confero dan Cortez. Kedua produk ini juga telah memumpuk populasi yang cukup banyak, dengan jumlah penjualan mencapai 13.170 unit.

Teknologi yang disematkan Wuling pada kedua produknya, menjadi salah satu strategi yang dilakukan Wuling dan mengalahkan posisi kendaraan merek lain yang sekelas dengannya. Harga yang lebih kompetitif juga menjadi salah satu pendobrak laris manisnya dua produk Wuling di Indonesia. Untuk model Confero dibanderiol mulai Rp128,8 juta sedangkan Cortez mulai Rp193 juta.

Dengan harga tersebut konsumen bisa menikmati beberapa fitur teknologi yang biasanya hanya disematkan produsen Jepang untuk mobil kelas medium hingga premiumnya. Diantara teknologi tersebut terdapat Fitur Tire Pressure Monitoring Syztem (TPMS) sebagai kontrol tekanan ban yang bisa diakses pengemudi melalui MID. Perangkat keselamatan seperti dual SRS airbag, ABS dan EBD serta fitur rear parking bisa dinikmati konsumen pada dua produk Wuling.

“Kami melakukan integrasi terhadap produksi mobil dengan menempatkan para suplier komponen yang berada dalam satu kawasan pabrik yang berada di Cikarang pusat. Tujuannya untuk memotong biaya pengiriman part sehingga kita bisa tekan harga mobil yang dipasarkan untuk konsumen,” ungkap Dian Asmahani, Brand Manager SGMW Motor Indonesia (Wuling Motors), disela acara temu blogger mobil 123 di GIIAS beberapa waktu kemarin.

Dihadapan para blogger yang kebanyakan perempuan tersebut, Dian mengungkap, hadirnya mobil listrik E100 yang dipamerkan di ajang GIIAS, sebagai komitmen dan kesiapan Wuling Motors mendukung langkah pemerintah yang akan mendorong kesiapan mobil bertenaga listrik di Indonesia. Melalui peraturan Presiden Nomor 22 tahun 2017 tentang Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), yang akan diteruskan dengan Perpres Kendaraan Listrik dan aturan soal Low Carbon Emission Vehicle (LCEV) yang diinisiasi Kementerian Perindustrian.

Menurut Dian, Wulings E100 merupakan jawaban dari Wuling yang telah siap dengan mobil listrik. Produsen mobil China ini tengah menanti kesiapan regulasi dari pemerintah terkait mobil listrik. “Kita tunggu regulasinya, jika sudah siap kita juga akan segera luncurkan mobil listrik di Indonesia,”pungkas Dian.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini