nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Suzuki Torehkan Rapor Hijau Eksport Mobil & Motor Produksi Lokal

Mufrod, Jurnalis · Kamis 09 Agustus 2018 20:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 09 15 1934337 suzuki-torehkan-rapor-hijau-eksport-mobil-motor-produksi-lokal-iXNsOwP0sX.jpg Eksport Suzuki (Foto:Okezone)

TANGERANG – Kebijakan pemerintah yang mendorong terciptanya iklim bisnis yang kondusif membuat Suzuki semakin terpacu untuk meningkatkan jumlah eksport produk kendaraannya baik roda dua maupun roda empat ke banyak negara.

Sepanjang semester pertama 2018, PT Suzuki Indomobil Sales sendiri telah menunjukkan rapor hijau, dimana angka eksportnya mengalami kenaikan sebesar 11 persen dengan total eskport mencapai 31.759 unit. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya yang hanya mengirimkan total unit eksport sebanyak 28.252 unit.

Suzuki saat ini telah mengeksport produk-produknya ke-47 negara dengan target tahun ini mencapai 51 negara tujuan eksport selama tahun 2018. Dari beberapa negara yang meliputi Thailand, Filipina, Vietnam, Pakistan, Chile, Peru, Bolivia, Kostarika, Honduras, Kolombia, Panama, dll.

Ekspor Suzuki yang terdiri dari mobil utuh (completely built up/CBU) dan mobil terurai (Completely Knock Down/CKD) tetap menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2018 ini. Terbukti raihan ekspor mobil utuh (CBU) melejit sebesar 13,8 % menjadi 14.479 unit pada 2018, dibandingkan dengan 2017 yang hanya sebanyak 12.723 unit. Sedangkan ekspor kendaraan dalam bentuk terurai (CKD) Suzuki juga naik tajam, sebesar 11,3 % menjadi 17.280 unit dari 15.528 unit.

“Pada semester pertama 2018 ini Suzuki berhasil mencetak nilai ekspor yang positif. Hal ini terbukti dari kenaikan nilai ekspor baik roda empat dan roda dua. Seiring dukungan pemerintah, kami berharap Suzuki dapat mempertahankan keunggulannya di pasar ekspor dengan memanfaatkan kesempatan emas ini.” Hady Surjono Halim, Department Head of Export PT Suzuki Indomobil Motor (SIM).

Dari ekspor CBU, Suzuki APV menjadi model yang paling banyak diekspor, yakni sebanyak 8.080 unit pada semester pertama 2018. Akan tetapi dari ekspor CBU, Suzuki New Ertiga mencetak lonjakan ekspor tertinggi hingga 37 % pada semester pertama 2018. Jika semester pertama tahun 2017 Suzuki berhasil mengekspor Suzuki New Ertiga sebanyak 4.671 unit, kali ini ekspor Suzuki New Ertiga menyentuh 6.399 unit pada semester pertama 2018. Dari total keseluruhan ekspor, Suzuki New Ertiga pada semester pertama tahun 2018 berkontribusi sebesar 25,5 %. Setelah Suzuki All New Ertiga diluncurkan secara global pada bulan April lalu, rencananya Suzuki akan mengekspor Suzuki All New Ertiga ke 29 negara mulai bulan September 2018 sesuai dengan arahan dari Suzuki Motor Corporation (SMC).

Sedangkan untuk ekspor CKD, Suzuki Karimun Wagor R mencetak lonjakan tertinggi hingga 35 % pada semester pertama 2018. Pada semester pertama tahun 2018, Suzuki berhasil mengeskpor Karimun Wagon R sebanyak 14.640 unit.

Seiring dengan tumbuhnya ekspor, kebutuhan akan ekspor komponen untuk fasilitas manufaktur Suzuki diluar negari juga naik. Pada semester pertama 2018 ini, kenaikannya sebesar 6 % yaitu sebanyak 246.232 pcs dibanding tahun lalu yang hanya 232.439 pcs. Tercatat sebanyak 91 distributor Suzuki di global menjadi tujuan ekspor komponen yang mencakup 78 negara.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini