nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemerintah Baru Kolombia Mungkin Tarik Pengakuan Terhadap Negara Palestina

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 09 Agustus 2018 10:59 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 08 09 18 1933937 pemerintah-baru-kolombia-mungkin-tarik-pengakuan-terhadap-negara-palestina-hYQpErUyhH.jpg Presiden Kolombia, Ivan Duque. (Foto: AFP)

BOGOTA – Pemerintah baru Kolombia mengatakan akan mengkaji ulang pengakuan dari presiden terdahulu, Juan Manuel Santos terhadap Palestina setelah keputusan itu dipublikasikan pada Rabu.

Presiden Ivan Duque yang dilantik pada Selasa diinformasikan mengenai keputusan Santos yang dirinci dalam surat kepada perwakilan Palestina di Kolombia mengenai pengakuan Kolombia terhadap Palestina beberapa hari lalu.

"Mengingat kemungkinan kealpaan yang dapat mengungkap tentang cara keputusan ini diambil oleh presiden yang digantikan, pemerintah akan dengan hati-hati memeriksa implikasinya dan akan bertindak sesuai dengan hukum internasional," kata Menteri Luar Negeri baru Kolombia, Carlos Holmes sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (9/8/2018).

BACA JUGA: Tugas Berat Presiden Kolombia yang Baru, Berdamai dengan Pemberontak FARC

Dalam surat yang disebarkan kepada reporter oleh kementerian luar negeri itu, Santos memutuskan mengakui Palestina sebagai "Negara bebas, merdeka dan berdaulat".

"Sama seperti rakyat Palestina memiliki hak untuk membentuk negara merdeka, Israel memiliki hak untuk hidup damai bersama tetangganya," demikian ditulis Santos dalam suratnya.

Kedutaan Israel di Bogota mengungkapkan keterkejutan dan kekecewaannya terhadap surat dari Santos tersebut.

"Kami meminta pemerintah Kolombia untuk menarik keputusan yang dibuat oleh pemerintahan sebelumnya di hari-hari terakhirnya, yang bertentangan dengan hubungan dekat, kerja sama luas di bidang vital dan kepentingan kedua negara," kata Kedutaan Besar Israel dalam pernyataan yang di-posting melalui Twitter.

Keputusan Santos untuk mengakui Palestina diungkapkan oleh Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Nikki Haley yang menghadiri pelantikan Duque pada Selasa. Sejauh ini, AS yang merupakan sekutu dekat Israel, belum memberikan komentar mengenai surat Santos tersebut.

BACA JUGA: Dilantik Sebagai Presiden Baru Kolombia, Ivan Duque Berjanji Satukan Rakyat yang Terpecah

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kolombia atas keputusan ini dan kami yakin itu akan berkontribusi secara signifikan untuk menghasilkan kondisi yang diperlukan dalam pencarian perdamaian di Timur Tengah," kata Perwakilan Palestina dalam pernyataan yang disampaikan pada Rabu.

Palestina telah diakui sebagai negara berdaulat oleh Majelis Umum PBB, Mahkamah Pidana Internasional dan setidaknya 136 negara. Palestina berusaha menciptakan sebuah negara di Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur, tanah yang direbut Israel dalam perang 1967.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini