nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pelatih Sepakbola dan 3 Remaja yang Terjebak di Gua Thailand Diberikan Kewarganegaraan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 09 Agustus 2018 13:37 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 08 09 18 1934043 pelatih-sepakbola-dan-3-remaja-yang-terjebak-di-gua-thailand-diberikan-kewarganegaraan-eaHHyAfxde.jpg Anggota tim sepakbola "Celeng Liar" diselamatkan setelah terjebak selama dua pekan di Gua Tham Luang, Chiang Rai, Thailand. (Foto: Reuters)

BANGKOK – Tiga anggota tim sepak bola yang diselamatkan dari gua yang tergenang air di utara Thailand bulan lalu diberikan kewarganegaraan oleh Pemerintah Negeri Gajah Puitih. Menurut keterangan pihak berwenang, pelatih mereka, Ekapol Chantawong yang berusia 25 tahun juga mendapatkan kewarganegaraan Thailand.

Ekapol dan 12 anggota tim sepak bola yang dilatihnya pergi menjelajah Gua Tham Luang di Provinsi Chiang Rai pada 23 Juni ketika hujan deras yang turun membanjiri gua dan membuat mereka terjebak. Mereka bertahan hidup di dalam gua selama sembilan hari dengan meminum air tetesan batu sebelum akhirnya ditemukan dan berhasil diselamatkan dengan bantuan upaya internasional pada 10 Juli.

BACA JUGA: 12 Remaja Thailand Bertahan hanya Meminum Air dari Tetesan Langit-Langit saat Terjebak di Gua

Meski mereka lahir di Thailand, Ekapol dan ketiga remaja anggota tim sepakbola itu dianggap sebagai warga stateless alias tidak memiliki kewarganegaraan, sampai pihak berwenang kemudian memeriksa kualifikasi mereka, termasuk akta lahir dan menyetujui permintaan mereka untuk mendapatkan kewarganegaraan Thailand. Mereka mendapatkan kartu kewarganegaraannya Thailandnya pada Rabu.

"Mereka memiliki semua kualifikasi. Semua anak yang lahir di Thailand harus memiliki akta kelahiran Thailand agar memenuhi syarat untuk mendapatkan kewarganegaraan Thailand," kata Somsak Kanakam, kepala pejabat distrik Mae Sai di Chiang Rai sebagaimana dilansir Reuters, Kamis (9/8/2018).

Banyak orang tanpa kewarganegaraan di Thailand berasal dari daerah di mana perbatasan nasional telah berubah yang membuat kewarganegaraan mereka dipertanyakan. Menurut badan pengawas PBB, beberapa di antara mereka berasal dari "suku perbukitan" yang tinggal di daerah terpencil dengan akses terbatas ke informasi tentang prosedur kewarganegaraan.

BACA JUGA: Pasca-Terjebak di Gua Thailand, Para Anggota Klub Celeng Liar Tampil Sehat dan Gembira

Insiden yang terjadi di Gua Tham Luang itu menegaskan kembali situasi yang dihadapi orang-orang dari Kamboja, Laos dan Myanmar yang hidup di Thailand yang tidak mendapatkan hak dan kesempatan karena mereka bukan warga negara Thailand.

Berdasarkan data resmi pemerintah, lebih dari 486 ribu orang terdaftar tanpa kewarganegaraan dan 146.269 di antaranya berusia di bawah 18 tahun.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini