Ini Dugaan Penyebab Munculnya Semburan Air Bercampur Lumpur di Ngawi

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 10 Agustus 2018 14:42 WIB
https: img.okezone.com content 2018 08 10 519 1934675 ini-dugaan-penyebab-munculnya-semburan-air-bercampur-lumpur-di-ngawi-gDhoTc2xdP.jpg Semburan Air di Ngawi (Foto: Ist)

NGAWI - Semburan air yang bercampur lumpur di Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi terjadi karena faktor retakan di bawah tanah.

Hal ini disampaikan oleh Kepada Bidang Energi Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Jawa Timur Kukuh Sudjatmiko saat dihubungi Okezone, Jum'at (10/8/2018).

"Semburan terjadi karena memang fenomena alam akibat terjadi retakan yang menyebabkan kantong gas di bawah tanah keluar dan mendorong air sehingga terjadi semburan," ujarnya.

Letak geografis Ngawi, yang diapit dua gunung yakni Gunung Lawu di sisi selatan dan Gunung Kendeng di sisi utara, menjadikan salah satu faktornya.

Menurut Kukuh, kemungkinan, di tengahnya terdapat patahan, retakan, atau lipatan yang membuat gas akhirnya keluar dan mendorong air.

"Sebenarnya ini sumur biasa, di sini kan memang tempatnya air dan gas. Karena ada aktivitas di atas, itu yang memicu membuat jalan, akhirnya keluar. Kebetulan mungkin yang lemah di sini," lanjutnya.

Sebenarnya fenomena alam seperti siklus ini pernah juga dijumpai di Desa Gondang, Kabupaten Nganjuk pada tahun 2015 dan Desa Jari, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, pada tahun 2016.

"Semburan itu akhirnya hilang dengan sendirinya," jelasnya.

Hingga kini petugas dari Kementerian ESDM tengah melakukan penyelidikan terkait adanya semburan air bercampur lumpur di salah satu lahan pertanian warga ini.

Sebelumnya sebuah semburan air bercampur lumpur terjadi di salah satu lahan pertanian sumur air milik bernama Mujianto (45), warga Dusun Weru Selatan, Desa Sidolaju, Kecamatan Widodaren, Kabupaten Ngawi, pada Minggu pagi 5 Agustus 2018 sekitar pukul 08.00 WIB

Semburan air bercampur lumpur tiba - tiba muncul setinggi 10 hingga 30 meter saat Mujianto akan menggunakan pompa air untuk mengaliri sawahnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini