Pramono: Kemeja Berslogan Adalah Pilihan Jokowi Sendiri

Antara, Jurnalis · Jum'at 10 Agustus 2018 23:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 08 10 605 1934878 pramono-kemeja-berslogan-adalah-pilihan-jokowi-sendiri-AJsIdF6HHZ.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Politikus PDI Perjuangan yang juga Seskab Pramono Anung mengatakan kemeja putih lengan panjang dengan slogan "Bersih, Merakyat, Kerja Nyata" yang dikenakan Jokowi saat akan mendaftar ke KPU adalah pilihan Jokowi sendiri.

"Baju sebenarnya, Presiden sendiri yang memilih dari beberapa pilihan, beliau memilih 3, baju warna putih yang dipakai pada momen berbeda-beda, kebetulan desainnya bagus ya," kata Pramono Anung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Pramono mengatakan, ada tiga baju yang dipilih langsung oleh Jokowi, dan sepenuhnya Jokowi memilih sendiri termasuk pilihan diksi untuk Koalisi Indonesia Kerja.

Menurut Pramono, Jokowi memang menginginkan ada kostum khusus dengan warna putih untuk kesempatan istimewa tersebut.

"Ya Presiden yang menginginkan kostum seperti itu, warna putih, seperti di Asian Games," ungkapnya.

jokowi

Sementara Jokowi mengenakan kemeja berslogan, KH Ma'ruf Amin memilih menggunakan pin dengan desain yang serupa pada kemeja Jokowi bertuliskan Bersih, Merakyat, Kerja Nyata.

Pramono meyakini nantinya semua termasuk tim sukses dan simpatisan Jokowi-Ma'ruf Amin akan memakai kemeja berdisain serupa.

"Kalau dipakai capres cawapres biasanya ditiru oleh semuanya, begitu Gubernur DKI kotak-kotak, semuanya kotak-kotak. Semuanya pasti akan niru," ucapnya.

Pramono menjelaskan sebelumnya ada diskusi khusus terkait pemilihan "brand" tersebut, di mana Jokowi menginginkan kata "kerja" digunakan sebagai dasar dari seluruh konsep program.

Jokowi

Sementara warna putih dipilih sebagai latar belakang utamanya, di mana sebelumnya ada pilihan untuk disain kemeja putih dengan sablon hitam dan kemeja putih dengan sablon warna-warni.

"Ini kan era milineal, jadi baju itu harus menarik bagi siapa saja," ujarnya.

Diskusi soal baju, kata Pramono sepenuhnya inisiatif dari Jokowi yang sebelumnya meminta beberapa alternatif, tetapi soal gagasan seluruhnya berasal dari Jokowi.

"Terakhir itu mungkin pilihan 9 gambar, akhirnya 3 yang dipilih. Desainnya beliau sendiri," katanya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini